Kompas.com - 17/03/2021, 06:06 WIB
Gedung Opera di Sydney, Australia. ThinkstockGedung Opera di Sydney, Australia.

KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Australia Dan Tehan mengatakan, pembicaraan antara Australia dan Singapura terkait koridor perjalanan atau travel bubble telah terjadi.

Melansir Bloomberg, Minggu (14/3/2021) yang mengutip The Age, dia menuturkan bahwa Singapura dikatakan sangat ingin bekerja sama dengan Australia untuk bukti sertifikat vaksin dan setuju bahwa para pejabat harus bekerja sama.

Tehan melanjutkan, dia dijadwalkan pergi ke Singapura beberapa bulan mendatang. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi topik utama dalam diskusi penjajakan travel bubble dengan Singapura.

Baca juga: Australia Perpanjang Penangguhan Travel Bubble dengan Selandia Baru

Pihaknya pun telah berbincang dengan Menteri Perdagangan Singapura Chan Chun Sing tentang rencana tersebut.

Dalam laporan The Age, media yang berbasis di Melbourne, sumber dari Pemerintahan Australia berharap rencana travel bubble akan diterapkan pada Juli atau Agustus 2021.

"Kami sedang dalam diskusi tentang bagaimana bekerja sama dalam membuka ekonomi kami secara aman dengan mempertimbangkan situasi Covid-19 di dua negara," kata Kementerian Luar Negeri Singapura dalam sebuah pernyataan, Minggu.

Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.SHUTTERSTOCK Ilustrasi patung Merlion yang ikonik di Singapura.

Pernyataan itu melanjutkan, Singapura saat ini sedang dalam diskusi dengan Australia terkait pengakuan bersama atas sertifikat vaksin, juga dimulainya kembali perjalanan dengan memprioritaskan pelancong bisnis dan pelajar.

"Kami juga sedang berdiskusi tentang kemungkinan travel bubble udara yang memungkinkan penduduk Singapura dan Australia untuk bepergian antara dua negara tanpa karantina," sambung pernyataan tersebut.

Tidak hanya mencakup perjalanan oleh warga kedua negara tersebut, travel bubble dapat memungkinkan orang-orang dari negara lain untuk masuk ke Australia via Singapura setelah karantina dua minggu di sana.

Baca juga: Bakal Ada Travel Bubble Indonesia-Jepang, seperti Apa?

Media The Age melanjutkan, Selandia Baru juga dapat terlibat dalam travel bubble, sehingga akan menjadikannya sebagai koridor perjalanan tiga arah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.