Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Kompas.com - 08/04/2021, 15:29 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memiliki kawasan wisata yang luas. Banyak pilihan tempat wisata yang rasanya tidak cukup untuk dikunjungi dalam sehari. Apabila kamu tertarik untuk menjelajahi kawasan TMII selama berhari-hari, berikut itinerary 2 hari 1 malam di TMII.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Harus Kunjungi Museum Komodo dan Taman Reptil TMII

TMII sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar sejak dibuka kembali pada 20 Juni 2020. Namun, kamu tetap harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, dan tidak bepergian jika sedang sakit.

Pilihan penginapan di TMII

Kawasan wisata TMII memiliki dua penginapan yang bisa dipilih yakni Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah Jakrata dan Hotel Desa Wisata.

Untuk Hotel Santika, penginapan tersebut menawarkan beberapa tipe kamar dengan harga menginap mulai dari Rp 580.000-an per malam.

Beberapa fasilitas yang tersedia adalah Krakatau Restaurant, Jali-jali Lounge, serta ruang pertemuan bagi wisatawan yang perlu menyewa untuk keperluan kantor.

Salah satu kamar di Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah Jakarta (https://www.mysantika.com/).https://www.mysantika.com/ Salah satu kamar di Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah Jakarta (https://www.mysantika.com/).

Sementara itu, Hotel Desa Wisata memiliki beberapa tipe kamar dengan harga mulai dari Rp 450.000-an. Jika ingin coba suasana yang berbeda, kamu bisa menginap di Pondokan dengan harga mulai dari Rp 1,2 jutaan per pondok.

Adapun, Pondokan adalah tipe kamar untuk beramai-ramai. Misalnya, Pondokan 10 (dua Pondok) atau Pondokan 10 (empat Pondok) yang mana per pondoknya mampu menampung lebih dari lima orang.

Perlu dicatat bahwa harga dapat berubah sewaktu-waktu. Kamu bisa menghubungi pihak penginapan untuk informasi lebih lanjut.

Rekomendasi transportasi di TMII

TMII memiliki kawasan wisata yang luas. Untuk pilihan transportasi, kamu bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.

Kendati demikian, guna memudahkanmu berpindah tempat wisata, penggunaan kendaraan roda dua lebih direkomendasikan.

Bus wisata yang kapasitasnya dibatasi pada era new normal di Taman Mini Indonesia Indah (TMII),  Minggu (6/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Bus wisata yang kapasitasnya dibatasi pada era new normal di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (6/7/2020).

Namun jika kamu membawa anak kecil dan lebih nyaman menggunakan kendaraan roda empat, kamu bisa memanfaatkan bus wisata warna-warni seharga Rp 10.000 per orang untuk dua kali transit.

Mengutip https://www.tamanmini.com, ada juga fasilitas peminjaman sepeda single seharga Rp 15.000 per jam dan sepeda double Rp 25.000 per jam.

Pilihan tempat makan di TMII

Selain bisa makan di penginapan, kamu juga bisa mencicipi beragam pilihan makanan yang tersedia di banyak tempat makan di TMII.

Apabila kamu sedang berada di dekat replika tugu Monas, di sana terdapat beberapa pedagang yang menjajalkan dagangannya.

Beberapa titik lain yang menyediakan pilihan tempat makan adalah deretan Taman Burung, area Keong Emas, dan area kereta gantung. Harganya beragam.

Pilihan tempat wisata di TMII

Sebelum mulai mengunjungi beberapa tempat wisata di kawasan wisata TMII, perlu dicatat bahwa jam operasional kawasan wisata tersebut adalah setiap hari pukul 07.00-18.00 WIB.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Nonton Pagelaran Wayang Kulit di TMII

Kendati demikian, ada kemungkinan beberapa tempat wisata akan buka sekitar pukul 08:00 WIB dan tutup lebih awal sekitar pukul 16.30 atau 17.00 WIB.

Hari pertama

  • Danau Arsipel Indonesia

Danau Arsipel Indonesia adalah spot utama yang paling sering dikunjungi wisatawan saat berada di kawasan wisata TMII. Sebab, danau buatan ini menampilkan kepulauan Indonesia yang mirip dengan di peta dunia.

Selama berada di danau, kamu bisa santai menikmati pemandangan sambil menghirup segarnya udara pagi di TMII. Apabila ingin menjelajahi danau, kamu bisa coba naik perahu bebek dengan harga terjangkau.

Anjungan Bali di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Anjungan Bali di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

  • Anjungan Yogyakarta

Bagi yang sudah kangen Jogja, tetapi belum sempat kembali ke sana, kamu bisa mengunjung Anjungan Yogyakarta. Sebab, bangunan serta nuansa khas Jogja yang ditawarkan oleh area anjungan mungkin akan mengingatkanmu akan daerah tersebut.

Di sana, terdapat Rumah Adat Mataram yang memiliki beberapa bagian termasuk Pendopo Agung yang kerap dimanfaatkan sebagai tempat untuk melaksanakan pentas seni.

Ada juga bagian yang menampilkan berbagai hasil kerajinan dari Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

Selanjutnya, anjungan lain yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Anjungan Bali yang letaknya tidak jauh dari Anjungan Yogyakarta.

Baca juga: Berkunjung ke Anjungan Bali TMII, Obat Rindu Liburan ke Bali

Sebelum memasuki area, kamu bisa berswafoto ria terlebih dulu di gapura depan. Setelah puas berfoto-foto ala di Bali, kamu bisa lanjutkan kegiatan wisata di dalam area anjungan.

Hampir seluruh spot di Anjungan Bali kerap dijadikan sebagai spot berfoto pengunjung. Sebab, area sudah didesain seotentik mungkin agar memberi kesan yang benar-benar “Bali banget”.

Salah satu spot yang tidak pernah luput dari perhatian pengunjung adalah sebuah pintu besar yang lokasinya tepat di tengah area anjungan.

  • Makan siang

TMII memiliki banyak spot makan yang dapat dikunjungi. Di sepanjang jalan dari Anjungan Bali menuju tempat wisata berikutnya yakni Pusat Peragaan IPTEK pun ada.

Namun jika ingin makan siang lebih dekat dengan tempat wisata selanjutnya, kamu bisa berhenti di area kuliner dekat Pusat Peragaan IPTEK atau menyeberang ke area tempat makan Taman Burung yang lokasinya tidak terlalu jauh.

Salah satu wahana peraga di Pusat Peragaan IPTEK, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (Facebook Pusat Peragaan Iptek).Facebook Pusat Peragaan Iptek Salah satu wahana peraga di Pusat Peragaan IPTEK, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (Facebook Pusat Peragaan Iptek).

PP IPTEK merupakan tempat wisata yang pendiriannya digagas BJ Habibie. Selama berada di sana, wisatawan bisa mengetahui seperti apa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia.

Ada pula sejumlah fasilitas peraga yang akan membuat kunjungan wisata semakin menarik dan mengesankan. Beberapa peragaan yang tersedia adalah Wahana Robot, Wahana Antariksa, Wahana Lingkungan, dan Wahana Transportasi Darat.

Baca juga: Libur Awal Tahun 2021, TMII Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

Tempat wisata ini buka setiap Senin-Kamis pukul 08.30-16.00 WIB, Jumat 08.30-16.30 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-16.30 WIB. Harga tiket masuknya adalah Rp 27.500.

Selain Danau Arsipel Indonesia, TMII juga memiliki ikon lain yang kerap menarik perhatian wisatawan, yakni Teater Keong Emas. Sebab, bentuk bangunannya menyerupai seekor keong raksasa berwarna emas.

Saat ini, tempat wisata tersebut sudah dibuka kembali sejak 7 Desember 2020. Namun, pengunjung hanya bisa liburan ke sana pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional saja. Harga tiketnya adalah Rp 35.000.

Keong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Keong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

Hari kedua di TMII

  • Taman Legenda Keong Emas

Tempat wisata ini menawarkan banyak wahana wisata menarik yang dapat dicoba. Beberapa di antaranya adalah Nirwata Kisar yang merupakan komidi putar bertingkat, serta kincir angin.

Bagi yang suka dengan dinosaurus, Taman Legenda Keong Emas adalah pilihan yang tepat. Sebab, di sana ada beberapa dinosaurus di sejumlah titik yang dapat kamu temui.

Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 10.00-17.00 WIB pada hari biasa dan pukul 09:00-18:00 WIB pada akhir pekan. Harga tiket masuk Taman Legenda Keong Emas adalah Rp 85.000 pada hari biasa dan Rp 95.000 pada akhir pekan.

Museum Komodo dan Taman Reptilia lokasinya dekat dengan tempat wisata sebelumnya. Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB.

Museum berbentuk komodo tersebut dikelilingi oleh berbagai macam kandang reptil. Kamu bisa berwisata di area luar ruangan terlebih dahulu sebelum memasuki gedung.

Baca juga: Kemenparekraf: TMII Bisa Tiru Penataan Ulang GBK

Saat berkeliling, kamu dapat melihat buaya, biawak, ular, dan kura-kura. Apabila ingin berinteraksi dengan reptil, kamu bisa mengunjungi area dekat amfiteater yang memiliki kura-kura buaya.

Mau sedikit menantang adrenalin Kamu bisa coba masuk ke Goa Reptil dan “gelap-gelapan” bareng ular-ular raksasa. Lokasinya di dekat kandang komodo di bagian belakang area tempat wisata.

Burung pelikan yang bisa dihampiri dan dilihat oleh wisatawan saat berkunjung ke Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Burung pelikan yang bisa dihampiri dan dilihat oleh wisatawan saat berkunjung ke Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

Harga tiket masuk Museum Komodo dan Taman Reptil adalah Rp 25.000 per orang. Jika datang secara rombongan, kamu bisa ikut Edu Wisata dengan minimal 50 orang untuk harga Rp 55.000 per orang.

Dengan nominal tersebut, kamu bisa bermain Mancing Buaya dan mendapatkan edukasi khusus penanganan ular. Harga tersebut juga sudah mencakup tiket masuk, suvenir, pemandu wisata, foto bersama satwa, dan dapat melihat feeding show buaya dan ular.

  • Taman Burung

Taman Burung TMII adalah salah satu tempat wisata di kawasan TMII yang cukup luas. Jika kamu dan si kecil masih belum merasa lelah, kamu bisa berkunjung ke sini.

Namun, wisatawan hanya bisa berjalan kaki saat sedang berada di dalam tempat wisata. Selama berjalan-jalan, kamu akan ditemani beragam jenis burung yang ada termasuk burung pelikan.

Baca juga: Bertemu Pelikan dan Elang Brontok di Taman Burung TMII

Adapun, burung pelikan banyak mendiami area danau buatan. Mereka dibiarkan berbaur dengan pengunjung dan tidak dikandangkan. Apabila ingin berfoto dengan mereka, kamu perlu hati-hati dan ada baiknya tidak terlalu dekat supaya tidak mengganggu burung pelikan.

Setiap Sabtu dan Minggu pukul 11.00 WIB, kamu bisa ikut Edukasi Satwa yang lokasinya berada di panggung area danau. Harga tiket masuk Taman Burung adalah Rp 30.000.

  • Kereta gantung

Jika ingin melihat bentuk Danau Arsipel Indonesia dari ketinggian, tempat wisata selanjutnya yang dapat dikunjungi adalah area kereta gantung.

Dengan harga tiket Rp 50.000 per orang, kamu bisa menikmati keindahan danau dan kawasan wisata secara keseluruhan. Bahkan, Istana Anak-anak juga akan terlihat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga Mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahim Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

Travel Tips
Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Travel Update
10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

Travel Tips
Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com