Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Artotel-Far East Hospitality Kerja Sama, Siap Sambut Travel Bubble

Kompas.com - 30/04/2021, 20:13 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com – Manajemen operator hotel Indonesia Artotel Group telah membangun kerja sama strategis dengan perusahaan hospitality dari Singapura Far East Hospitality (FEH).

Adapun kerja sama tersebut meliputi beberapa bidang yang bertujuan mengembangkan bisnis dan brand kedua perusahaan, di antaranya adalah bidang operasional dan penguatan infrastruktur melalui training bagi para karyawan kedua perusahaan.

Selain itu, dalam kolaborasi ini, Artotel Group juga berperan sebagai perusahaan perwakilan FEH di Indonesia. Langkah tersebut dapat membantu FEH dalam menjangkau wisatawan Nusantara melalui jaringan distribusi dan ekosistem Artotel Group.

Baca juga: Grup Artotel Raih Pendanaan dari Intudo Ventures

CEO Far East Hospitality Arthur Kiong menyebut wisatawan Singapura dan Indonesia adalah pasar utama Artotel Group dan FEH.

Ia menilai kolaborasi ini akan menjadi sinergi yang kuat bagi kedua negara. Artotel Group, kata dia, mempunyai distribusi yang besar di Indonesia yang tidak mereka miliki dan segmen khusus yang tidak mereka wakili.

“Oleh karena itu, untuk mengantisipasi travel bubble (gelembung perjalanan) antara kedua negara, dengan kerja sama ini kami dapat memanfaatkan kekuatan portofolio gabungan kami untuk menarik wisatawan baik domestik maupun regional,” ujar Arthur dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (20/4/2021).

Hotel Orchard Rendezvous di Singapura yang berada di bawah manajemen Far East Hospitality.Dok. Artotel Group Hotel Orchard Rendezvous di Singapura yang berada di bawah manajemen Far East Hospitality.

Sementara itu, Founder dan CEO Artotel Group Erastus Radjimin mengatakan, kerja sama ini terjadi atas kesamaan visi dalam mengelola hotel-hotel butik dan keinginan untuk saling membantu dalam melebarkan jangkauan di kawasan Asia Tenggara.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan tim manajemen FEH di mana kami dapat bertukar pengalaman dan ilmu dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamu,” kata Erastus.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu kedua perusahaan melakukan pemulihan bisnis setelah terjadinya pandemi (Covid-19) dan juga dapat mendorong pemulihan industri pariwisata di kedua negara,” lanjutnya.

Baca juga: Update Virus Corona, Cara Refund dan Reschedule Kamar Hotel Artotel Group

Didirikan tahun 2013, FEH telah mengelola lebih dari 100 hotel dan serviced residences (apartemen servis) dengan lebih dari 16.500 kamar di delapan negara, yakni Australia, Jerman, Hongaria, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, dan Singapura.

Sedangkan Artotel Group mengintegrasikan empat unit bisnis, yaitu hotel, food & beverages, event management, dan curated merchandise. Dalam bidang hotel, misalnya, Artotel menawarkan beragam pilihan brand dengan menyasar beragam target market, mulai dari hotel butik hingga hotel mewah.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com