Kompas.com - 25/05/2021, 17:06 WIB
Ilustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali. SHUTTERSTOCK / GODILAIlustrasi Bali - Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

KOMPAS.com - Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R.M. Manuhutu mengatakan, program work from Bali (WFB) diterapkan untuk meningkatkan rasa percaya wisatawan domestik sehingga mampu memulihkan sektor pariwisata di Bali.

Menurutnya, setiap satu Rupiah yang dikeluarkan untuk perjalanan dinas ke daerah, termasuk Bali, akan memberikan bantuan bagi pariwisata Bali.

Baca juga: Pariwisata Bali Sekarat, Pemerintah Luncurkan Program Work From Bali

"Ketika pemerintah ikut kontribusi salah satunya lewat WFB, maka akan menciptakan demand, lapangan pekerjaan, dan pariwisata Bali bisa pulih perlahan," ucap Odo dalam virtual konferensi pers, pada Sabtu (22/5/2021).

Melansir dari Kompas.com, Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa sebelumnya telah menyampaikan bahwa kondisi tempat-tempat wisata di Bali saat ini sudah sepi pengunjung.

"Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sepi, demikian juga di kawasan Kuta. Seminyak itu menyedihkan sekali kondisinya akibat lumpuhnya pariwisata di masa pandemi Covid-19 ini," ujar Putu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi Bali - Pura Tanah Lot.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Bali - Pura Tanah Lot.

Putu juga meyampaikan bahwa penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali saat ini berdampak langsung pada Pendapatan Asli Daeah (PAD) pajak hotel dan restoran dari kabupaten dan kota di seluruh Bali.

Dalam hal ini, Putu juga mengatakan bahwa dengan adanya program WFB bisa menjadi stimulus untuk kebangkitan pariwisata di Bali.

Baca juga: Work From Bali Ditargetkan sebagai Pertolongan Pertama Pariwisata Bali

"Program ini juga sangat melegakan walaupun kontribusinya tidak seperti normal, tapi bagi kami bisa menumbuhkan semangat ataupun optimisme dari rekan-rekan kami di pariwisata untuk tidak menjadi frustrasi, kita bisa survive," ujar Putu.

Tidak hanya Putu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia promosi Bali, Trisno Nugroho juga menyampaikan bahwa program WFB akan membantu meningkatkan occupancy rate hotel di Bali, sehingga pemeliharaan hotel bisa berjalan kembali.

"Program WFB ini tentunya lumayan membantu tingkat occupancy rate hotel naik untuk pemeliharaan. Banyak beberapa hotel besar di Bali tutup," kata Trisno.

Baca juga: Pemerintah Pilih Work From Bali di Kawasan Nusa Dusa, Mengapa?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.