Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

Kompas.com - 12/06/2021, 14:06 WIB
Desy Kristi Yanti,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Asosiasi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mulai menggelar Euro 2020 dengan pertandingan pertama antara Italia melawan Turki di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.

Seperti diketahui, Euro 2020 tertunda selama sekitar setahun dari jadwal semula akibat pandemi Covid-19. Pada laga pembuka, Italia berhasil mengalahkan Turki tiga gol tanpa balas.

Berbeda dengan gelaran sebelumnya, Euro 2020 digelar di 11 kota berbeda, salah satunya Kota Roma, Italia.

Baca juga: 4 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Italia Selain Roma

Selain jadi tempat berlangsungya laga pembuka Euro 2020, Roma termasuk salah satu kota di dunia yang memiliki sejarah yang panjang. Ibu kota Italia ini konon menjadi saksi berkembangnya peradaban manusia dari masa lampau hingga sekarang.

Kota ini memiliki banyak fakta menarik. Berikut lima fakta tentang kota Roma seperti dilansir dari Carpediemrome.com:

1. Punya negara di dalamnya

Roma adalah satu-satunya kota di dunia yang memiliki negara lain di dalamnya. Negara yang dimaksud adalah Vatikan.

Perayaan Paskah di lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (21/4/2019), yang dipimpin oleh Paus Fransiskus. (AFP/VINCENZO PINTO) Perayaan Paskah di lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (21/4/2019), yang dipimpin oleh Paus Fransiskus. (AFP/VINCENZO PINTO)

Vatikan merupakan negara merdeka terkecil di dunia dengan luas 44 hektar. Lokasinya tepat berada di jantung kota Roma.

Baca juga: Ke Mana Perginya Koin yang Dilempar Turis di Air Mancur Roma?

Menariknya, Vatikan dipimpin oleh seorang Paus dan memiliki populasi lebih dari 800 penduduk. Bahkan, negara ini memiliki tentaranya, mata uang, dan kantor pos sendiri.

2. Punya makam-makam mewah

Kota Roma memiliki makam mewah menjadi simbol mode di Roma kuno. Pada abad pertama, makam-makam besar yang penuh hiasan mulai dibangun.

Seperti, Mausoleum Cecilia Metella di Appian Way, piramida Gaius Cestius di via Ostiense, atau bahkan yang lebih megah, kastel yang dibangun sebagai Mausoleum Kaisar Augustus.

Mausoleum yang dibangun untuk Kaisar Pertama Romawi, Kaisar Augustus, telah dipugar dan akan dibuka untuk umum pada 2021. Mausoleum yang terletak di Kota Roma, Italia, tersebut sempat digunakan sebagai gedung teater untuk konser dan opera pada 1900-an.AP Photo via Daily Mail Mausoleum yang dibangun untuk Kaisar Pertama Romawi, Kaisar Augustus, telah dipugar dan akan dibuka untuk umum pada 2021. Mausoleum yang terletak di Kota Roma, Italia, tersebut sempat digunakan sebagai gedung teater untuk konser dan opera pada 1900-an.

Bangsa Romawi menghabiskan banyak uang untuk membangun Mausoleum dan makam mereka yang ditempatkan di sisi jalan utama. Hal itu dilakukan lantaran mereka ingin dikenang.

Makam-makan itu pun dibangun dengan megah untuk memamerkan status mereka dan menceritakan kisah mereka kepada orang-orang yang lewat.

3. Menjadi kota dengan sumber air

Roma telah menjadi kota dengan sumber air selama lebih dari 2000 tahun. Hal itu lantaran Roma kuno memiliki lebih dari 2.300 air mancur dan banyak pemandian umum.

Bahkan, Kaisar Domitian memiliki air mancur besar di Bukit Palatine yang menyaingi air mancur di Las Vegas hari ini.

Trevi Fountain, Italia.shutterstock.com/lucianomortula Trevi Fountain, Italia.

Pada abad ke 1 masehi, orang-orang Romawi yang berstatus kaya dapat membayar air untuk dibawa ke rumah mereka dengan pipah timah. 

Hingga saat ini kota Roma masih memasok air secara gratis untuk masyarakatnya. Ada lebih dari 2.000 air mancur di Roma yang dibangun dengan megah dan elegan, seperti Air Mancur Trevi hingga air mancur kecil yang dikenal sebagai Nason.

4. Punya ratusan dewa

Bangsa Romawi memiliki ratusan dewa lantaran mereka menyembah banyak dewa. Adapun dewa-dewa tersebut antara lain, Mars adalah Dewa Perang Romawi, Jupiter adalah raja para dewa.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Hits di Roma, Tempat Laga Pembukaan Euro 2020

 

Tidak hanya itu, mereka juga mengadopsi dewa-dewa dari budaya lain seperti dewa-dewa Yunani dan Mesir.

5. Memakai Toga untuk menunjukkan status

Orang Romawi akan memakai Toga untuk menunjukkan status mereka. Toga dikenakan oleh semua orang tetapi tidak dipakai setiap hari.

ISTIMEWAKompas.com/MITA AMALIA HAPSARI ISTIMEWA

Toga yang dikenakan mereka merupakan simbol status yang menunjukkan kelas mereka dalam masyarakat Romawi.

Baca juga: Colosseum Roma akan Dibenahi, Membuat Turis Seakan Nonton Gladiator

 

Misal, jika kamu seorang senior biasanya mengenakan garis ungu di toga yang kamu kenakan. Lebar pada strip ungu juga tergantung pada seberapa penting kamu. Hanya Kaisar yang bisa memakai toga ungu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Maskapai Ini Punya Penerbangan Bersama Anjing, Harganya Rp 97 Jutaan

Maskapai Ini Punya Penerbangan Bersama Anjing, Harganya Rp 97 Jutaan

Travel Update
Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Dieng Caldera Race 2024 Digelar mulai 7 Juni 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Travel Tips
Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

BrandzView
Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com