Kompas.com - 12/06/2021, 16:04 WIB

 

KOMPAS.com – PPKM Mikro yang diterapkan di 34 provinsi di Indonesia pada 1-14 Juni 2021 memunculkan lebih banyak syarat penerbangan.

Mulai dari larangan untuk berbicara satu arah lewat telepon atau dua arah secara langsung, dilarang makan dan minum untuk perjalanan kurang dari dua jam, hingga wajib menunjukkan hasil negatif tes Covid-19.

Bagi beberapa masyarakat, syarat-syarat tersebut mungkin dirasa cukup menyulitkan. Terlebih soal tes Covid-19 yang semakin menambah pengeluaran saat bepergian.

Kendati demikian, bagi seorang warga Jakarta bernama Dini (29), dia tidak menyesal telah memutuskan untuk pergi ke Yogyakarta pada 4 Juni lalu.

Baca juga: Aturan Naik Pesawat Periode PPKM Mikro 1-14 Juni 2021

“Persyaratan yang cukup banyak membuat penumpang lebih teliti dan mempersiapkan diri dalam bepergian saat era pandemi ini,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (11/6/2021).

Lebih lanjut, Dini menjelaskan bahwa bepergian menggunakan pesawat dengan beragam syarat tersebut dirasa lebih baik dibanding bepergian via transportasi lain seperti mobil pribadi, bus, atau kereta.

Hal senada juga dituturkan Amal (28) yang berdomisili di Bekasi. Dia juga tidak menyesal sudah membeli tiket perjalanan menuju Yogyakarta untuk perjalanan dinas pada 4-7 Juni.

“Karena ini untuk perjalanan dinas dan ditanggung oleh kantor, jadi tidak terlalu menyesal untuk pengeluaran biayanya,” ujar dia.

Agak menyesal karena tiket lebih mahal

Berbeda dengan Amal dan Dini, Ditha (23) asal Bekasi mengatakan bahwa dia cukup terkejut dengan harga tiket pesawat menuju Bali pada 2-6 Juni yang ditawarkan selama periode PPKM Mikro.

Meski dengan harga Rp 1,4 jutaan sudah termasuk bagasi dan antigen saat pergi-pulang (PP), namun nominalnya lebih mahal dari bulan-bulan sebelumnya.

Ilustrasi pesawat, kenapa pesawat bisa terbangpixabay Ilustrasi pesawat, kenapa pesawat bisa terbang

“Walau dibanding harga-harga tiket maskapai penerbangan lain ini lebih murah, kalau dibanding dengan bulan Februari dan Maret, tiket bulan ini menurut gue lebih naik banget,” ungkap Ditha.

Menurut dia, mahalnya tiket pesawat pada Juni lebih kepada Pulau Dewata yang sebentar lagi akan menyambut wisatawan mancanegara (wisman).

Baca juga: 3 Maskapai Ini Sajikan Kenyamanan Tidur di Pesawat

“Cuma ya sudah mau gimana lagi. Hari gini enggak apa-apa ada syarat antigen. Jadi, ya sudah ikutin aja syarat-syaratnya karena terbayarkan pas sampai di Bali,” imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.