Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PPKM Darurat, Penumpang Bandara Malikussaleh Lhokseumawe Hanya Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test Negatif Covid-19

Kompas.com - 09/07/2021, 10:31 WIB
Masriadi ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Penumpang di Bandara Sultan Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh Utara, hanya wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam.

Mereka juga bisa menggunakan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Persyaratan itu merujuk pada Surat Edaran (SE) Nomor 45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Resto di Lhokseumawe Ini Tawarkan Sensasi seperti di Rumah Sendiri

“Masyarakat yang hendak bepergian hendaknya menyesuaikan persyaratan perjalanan transportasi udara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Tata Usaha Bandara Sultan Malikussaleh, Niswan, kepada Kompas.com, Kamis (8/7/2021).

Hal itu, menurut dia, mengingat ada beberapa anggota masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. Khusus bagi yang belum vaksinasi dikarenakan alasan medis, mereka wajib membawa surat keterangan dari dokter spesialis yang bersangkutan.

Dia mengajak masyarakat untuk menaati peraturan yang berlaku dan tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

Penumpang menuju pintu keluar setelah turun dari pesawat di Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. KOMPAS.com/MASRIADI Penumpang menuju pintu keluar setelah turun dari pesawat di Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

 

“Sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar semua pihak menjaga ketat protokol kesehatan, mengurangi mobilitas jika tidak ada hal yang mendesak”, sambung Niswan.

Adapun selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di sejumlah kabupaten/kota, minat masyarakat Aceh Utara bepergian turun drastis.

“Lumayan turun juga penumpang. 60 persen penumpang saja. Walau kita di Aceh Utara bukan masuk PPKM Darurat, hanya PPKM Mikro, ini juga berdampak pada jumlah penumpang,” ujar Niswan.

Baca juga: PPKM Mikro Aceh Utara, Ini Kewajiban Penumpang di Bandara Sultan Malikussaleh

Sebagai informasi, Bandara Sultan Malikussaleh melayani rute Aceh Utara–Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara. Pesawat jenis ATR terbang sebanyak tiga kali dalam sepekan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com