Kompas.com - 18/07/2021, 08:31 WIB
Qatar WikipediaQatar

KOMPAS.comQatar telah menerima kunjungan wisatawan asing tertentu yang telah divaksinasi Covid-19 lengkap tanpa menjalani karantina.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (15/7/2021), wisatawan harus divaksinasi dengan jenis vaksin yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Qatar.

Beda jenis vaksin, beda aturan

Untuk wisatawan dengan jenis vaksin Comirnaty dari Pfizer BioNTech, Spikevax dari ModernaTX, Inc., Vaxzevria serta Covishield dari Oxford-AstraZeneca, dan Janssen/Johnson & Johnson, harus menunggu selama 14 hari agar dianggap telah melengkapi program vaksinasi.

Berbeda dengan vaksin Pfizer BioNTech, Moderna, dan AstraZeneca yang memerlukan dua kali suntikan, vaksin Johnson & Johnson hanya memerlukan satu kali suntikan.

Baca juga: Diskriminasi Vaksin Covid-19 di Uni Eropa, Tidak Semua yang Sudah Vaksin Bisa Melancong ke Sana

Sedangkan, untuk wisatawan dengan jenis vaksin BBIBP-CorV/Sinopharm dari Beijing Institute of Biological Products, mereka harus mendapat dua kali suntikan dan menunggu 14 hari agar dianggap telah melengkapi program vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, mereka juga harus memesan hotel untuk karantina jika mereka datang dari kategori negara kuning atau merah. Mereka juga akan menjalani tes antibodi saat kedatangan di hotel.

Berdasarkan laman Kementerian Kesehatan Qatar, mereka akan dibebaskan dari karantina apabila hasilnya positif dengan antibodi. Apabila hasilnya negatif, maka mereka harus melakukan tes PCR setibanya di Qatar dan menjalani karantina berdasarkan aturan dari negara asal. 

Baca juga: Protokol Kesehatan Qatar Airways bagi Penumpang dan Awak Kabin

Wisatawan yang telah divaksinasi dengan jenis yang disebutkan sebelumnya harus membawa sertifikat vaksinasi Covid-19 asli yang berisi informasi tentang:

  • Nama wisatawan sesuai dengan paspor.
  • Dosis berdasarkan jenis vaksin.
  • Tipe atau nama vaksin.
  • Nomor vaksin (jika ada).
  • Logo resmi atau segel dari otoritas vaksinasi.

Kendati demikian, perlu diingat bahwa terdapat kemungkinan aturan akan berubah mendadak sesuai situasi dan kondisi.

The Pearl-Qatar di Doha, Qatar.UNSPLASH/Deepak Siva The Pearl-Qatar di Doha, Qatar.

Syarat untuk wisatawan dari Indonesia

Hingga hari Sabtu (17/7/2021), menurut situs web Kementerian Kesehatan Qatar, Indonesia masih masuk ke kategori negara kuning.

Wisatawan asing yang boleh masuk ke Qatar adalah mereka yang telah divaksinasi lengkap dan/atau telah pulih dari Covid-19.

Baca juga: Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Berikut syarat yang diterapkan untuk wisatawan dari kategori negara kuning, salah satunya Indonesia:

  • Divaksinasi lengkap sesuai dengan jenis vaksin yang disebutkan sebelumnya, serta mengikuti aturan yang berlaku sesuai jenis vaksin.
  • Anak usia 0-11 tahun yang belum divaksinasi dan datang bersama orang tua yang telah divaksinasi lengkap harus menjalani karantina di hotel selama tujuh hari jika datang dari kategori negara kuning.
  • Melakukan tes PCR dalam 72 jam sebelum perjalanan di lokasi yang telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan negara asal.
  • Mengecek jenis visa yang berlaku berdasarkan negara asal di sini.
  • Melakukan registrasi dan mengunggah sejumlah dokumen (sertifikat vaksin, hasil tes PCR, dan data pribadi lainnya) melalui situs web Ehteraz paling lambat 12 jam sebelum kedatangan di Qatar.
  • Menginformasikan hotel yang akan ditinggali selama berada di Qatar.
  • Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Ehteraz di ponsel. Adapun, untuk mengaktifkan aplikasi tersebut, wisatawan harus menggunakan kartu SIM lokal yang dapat dibeli di Oooredoo atau Vodafone di area kedatangan di Bandara Internasional Hamad.
  • Setelah mengaktifkan aplikasi Ehteraz, wisatawan dapat mengunjungi mal, restoran, dan museum, sekaligus menaiki taksi dan transportasi umum lainnya.
  • Memakai masker selama di dalam dan luar ruangan.
  • Menghindari tempat yang ramai.
  • Rajin mencuci tangan.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Travel Promo
Turis Indonesia Dominasi Kunjungan ke TN Komodo pada Januari-Mei

Turis Indonesia Dominasi Kunjungan ke TN Komodo pada Januari-Mei

Travel Update
Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Singapura Terapkan Perjalanan Bebas Karantina Mulai September 2021

Travel Update
Koral Restaurant Bali, Restoran Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor

Koral Restaurant Bali, Restoran Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor

Travel Update
Lebih Dari 1.100 Pekerja Wisata di Kota Batu Dirumahkan Akibat PPKM Darurat

Lebih Dari 1.100 Pekerja Wisata di Kota Batu Dirumahkan Akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kampung Wisata Petak Enam Jadi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Kampung Wisata Petak Enam Jadi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Travel Update
Cegah Varian Delta, Pengunjung Museum Smithsonian di AS Wajib Pakai Masker Lagi

Cegah Varian Delta, Pengunjung Museum Smithsonian di AS Wajib Pakai Masker Lagi

Travel Update
Jadwal Operasional MRT Jakarta Mulai 2 Agustus 2021, Selang Waktu Lebih Lama

Jadwal Operasional MRT Jakarta Mulai 2 Agustus 2021, Selang Waktu Lebih Lama

Travel Update
Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Travel Update
Pengaruh Selat Malaka bagi Sriwijaya, Jalur Perdagangan yang Jadi Rebutan

Pengaruh Selat Malaka bagi Sriwijaya, Jalur Perdagangan yang Jadi Rebutan

Jalan Jalan
Nasib Malang Sederet Fasilitas Bekas Olimpiade yang Terlupakan, Mana Saja?

Nasib Malang Sederet Fasilitas Bekas Olimpiade yang Terlupakan, Mana Saja?

Jalan Jalan
Nasib Sederet Tempat Bekas Olimpiade di Berbagai Negara yang Masih Digunakan, Seperti Apa?

Nasib Sederet Tempat Bekas Olimpiade di Berbagai Negara yang Masih Digunakan, Seperti Apa?

Jalan Jalan
Bukit Cendana, Padang Savana Tempat Berburu Golden Sunset di Sumba

Bukit Cendana, Padang Savana Tempat Berburu Golden Sunset di Sumba

Jalan Jalan
Raden Patah, Keturunan Majapahit yang Mendirikan Kerajaan Demak

Raden Patah, Keturunan Majapahit yang Mendirikan Kerajaan Demak

Jalan Jalan
Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X