Okupansi Turun Selama PPKM Darurat, Pengelola Hotel di Kota Malang Berharap Insentif Pemerintah

Kompas.com - 17/07/2021, 19:39 WIB
Ilustrasi hotel oatawaIlustrasi hotel

MALANG, KOMPAS.com - Pelaku usaha sektor perhotelan di Kota Malang, Jawa Timur, berharap insentif dari pemerintah.

Sebab, selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pengelola penginapan merugi. 

Kerugian akibat PPKM Darurat diprediksi akan semakin besar karena pemerintah berencana memutuskan memperpanjang PPKM Darurat sampai akhir Juli 2021.

Baca juga: Pengelola Hotel di Kota Malang Berharap Solusi Selain PPKM Darurat

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki mengatakan, pihaknya berharap ada insentif dari pemerintah untuk mengurangi beban kerugian pengelola hotel.

"Kami berharap ada diskon PB1 (Pajak Bangunan 1), diskon rekening PLN, bantuan dari pemerintah seperti dana hibah buat perusahaan dan bantuan langsung tunai (BLT) buat karyawan," katanya, Sabtu (17/7/2021).

Pada tahun 2020 lalu, pihaknya pernah mendapatkan insentif itu dari pemerintah. Namun tahun ini belum ada insentif yang diberikan oleh pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tahun 2020 pernah (diberi insentif). Dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, BPJS Ketenagakerjaan, Kementrian Tenaga Kerja dan Pemkot Malang. Tahun 2021 belum ada," jelasnya.

Sementara itu, di masa PPKM Darurat okupansi hotel di Kota Malang turun hingga rata-rata 10 persen. Meski begitu, pihaknya harus mengikuti ketentuan oleh pemerintah, termasuk rencana perpanjangan PPKM hingga akhir Juli 2021.

Baca juga: Tempat Wisata di Kota Malang dan Batu Tutup Selama PPKM Darurat

Karena itu, pihaknya berharap pelaksanaan PPKM Darurat ini mampu menekan angka kasus Covid-19.

"Ya kita jalani. Semoga diikuti oleh menurunnya masyarakat yang terpapar serta ada kebijakan pemulihan seperti BLT dan Bansos," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Program Pemerintah, Sentul Highlands Golf Club Gelar Vaksinasi Massal

Dukung Program Pemerintah, Sentul Highlands Golf Club Gelar Vaksinasi Massal

Travel Update
9 Tempat Wisata Samosir, dari Perbukitan hingga Desa

9 Tempat Wisata Samosir, dari Perbukitan hingga Desa

Jalan Jalan
Wings Air Hentikan Sementara Penerbangan Aceh Utara-Medan

Wings Air Hentikan Sementara Penerbangan Aceh Utara-Medan

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Layanan Keimigrasian Tatap Muka dan Online Tutup

PPKM Diperpanjang, Layanan Keimigrasian Tatap Muka dan Online Tutup

Travel Update
IHGMA Imbau Hotel Segera Sertifikasi CHSE

IHGMA Imbau Hotel Segera Sertifikasi CHSE

Travel Update
Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

Lebih Baik Bikin E-Paspor Atau Paspor Biasa?

Travel Tips
Mak Yem, Sosok Legendaris Pendakian Gunung Semeru, Tutup Usia

Mak Yem, Sosok Legendaris Pendakian Gunung Semeru, Tutup Usia

Travel Update
Sejarah Danau Toba, Letusan Gunung Api yang Hampir Musnahkan Manusia

Sejarah Danau Toba, Letusan Gunung Api yang Hampir Musnahkan Manusia

Jalan Jalan
Daftar Daerah PPKM Level 2, Level 3, dan Level 4 di Pulau Jawa dan Bali

Daftar Daerah PPKM Level 2, Level 3, dan Level 4 di Pulau Jawa dan Bali

Travel Update
7 Fakta Menarik Tokyo National Stadium dalam Olimpiade Tokyo 2020, Dibuat dari Kayu

7 Fakta Menarik Tokyo National Stadium dalam Olimpiade Tokyo 2020, Dibuat dari Kayu

Jalan Jalan
Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Revenge Travel, Solusi Bangkitnya Ekonomi yang Berisiko Tinggi

Jalan Jalan
Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Dulu Dibantu Pemerintah, Kini Hotel Karantina Biayai Operasional Sendiri

Travel Update
AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

AirAsia Indonesia Perpanjang Penghentian Penerbangan Berjadwal sampai 6 September 2021

Travel Update
Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Terbaru Naik Pesawat, Simak Ketentuannya

Travel Update
Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Dinas Pariwisata Gunungkidul: Lebih dari 7.000 Pelaku Wisata Terdampak PPKM

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X