Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Jepara, Main Air di Pulau Panjang

Kompas.com - 29/08/2021, 11:31 WIB
Shalika Rahma Kencana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber Kompas.com

KOMPAS.com - Kabupaten Jepara di Jawa Tengah memiliki banyak keindahan alam yang dapat dinikmati wisatawan.

Jepara terkenal akan keindahn ukiran mebelnya dan menjadi tempat kelahiran penggagas emansipasi wanita di Indonesia, R.A Kartini.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Jepara yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan, Ada Karimunjawa

Wisatawan yang tertarik untuk berkunjung ke Jepara pada akhir pekan, berikut adalah itinerary 2 Hari 1 Malam di Jepara.

Hari pertama di Jepara

Pantai Kartini

Pantai Kartini berada di sebelah barat pendopo Kantor Bupati Jepara. Lokasi pantai ini tepatnya ada di Desa Bulu, Kabupaten Jepara. Jaraknya hanya sekitar 4,5 kilometer (km) dari pusat Kabupaten Jepara dengan waktu tempuh kurang-lebih 12 menit.

Ilustrasi pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah.shutterstock/Munfarid Ilustrasi pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah.

Pantai denggan luas sekitar 3,5 hektar ini dilengkapi berbagai sarana pendukung, di antaranya dermaga penyebrangan ke Pulau Panjang, pelabuhan ke Kepulauan Karimunjawa, Akuarium Raksasa Kura-Kura Ocean Park, dan hotel.

"Pantai Kartini ini cocok buat keluarga karena tempatnya sudah mirip dengan tama. Jadi (bisa) menikmati hawanya (yang) sejuk dan tempat untuk foto juga banyak," kata Tour Guide Jepara Tri Kusuma Yulianto dilansir dari Kompas.com, Kamis (26/9/2021)

Baca juga: Berkunjung ke Pantai Kartini di Jepara, ada Kura-kura Ocean Park dan Cerita Encik Lanang

Harga tiket masuk ke kawasan Pantai Kartini ini sebesar Rp 5.000 per orang di hari biasa, dan Rp 8.000 per orang di hari libur.

Pulau Panjang

Pulau Panjang berlokasi di Ujungbatu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Menurut Tri, wisatawan dapat menyewa kapal kecil untuk ke sana dengan perjalanan sekitar 30 menit.

Pulau ini tidak berpenghuni. Hanya ada para penjual makanan dan suvenir. Namun, terkadang pengunjung menjadikan tempat wisata ini sebagai tempat untuk berkemah.

Pantai di Pulau Panjang, Jepara.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Pantai di Pulau Panjang, Jepara.

Pemandangan alam yang indah dengan pepohonan dan lautan biru yang jernih menjadi daya tarik utama Pulau Panjang.

Salah satu aktivitas di Pulau Panjang adalah bermain air di pantainya. Ombak yang tidak terlalu besar membuat aktivitas ini dapat dilakukan dengan cukup aman.

Baca juga: 20 Menit Menyeberang, 6 Hal Ini Bisa Dilakukan di Pulau Panjang Jepara

Tri menginfokan, berwisata ke Pulau Panjang makin murah jika bersama rombongan karena harga sewa perahu adalah sekitar Rp 100.000-Rp 300.000 per rombongan.

2. Pantai Bondo

Setelah berlabuh di dermaga Pantai Kartini dari Pulau Panjang, wisatawan dapat berkunjung ke Pantai Bondo yang jaraknya sekitar 18 km. PantaiBondo terletak di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Hamparan pasir putih sepanjang pantai ini ditemani pepohonan pandan yang teduh di pinggir pantai memanjakan pengunjung dengan indahnya pemandangan alam. Ombak di pantai ini cukup tenang, sehingga aman untuk aktivitas main air.

Seorang bocah asyik bermain pasir di Pantai Bondo,  Jepara,  Jawa Tengah, Sabtu (5/5/2018). KOMPAS.com/ARI WIDODO Seorang bocah asyik bermain pasir di Pantai Bondo, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (5/5/2018).

Telah tersedia sarana pendukung yang dapat dinikmati wisatawan, di antaranya gazebo, spot-spot foto, tempat minum kopi, dan rumah makan.

"Tempatnya bagus untuk foto-foto, pasirnya putih dan airnya bening. Di sana banyak kafe-kafe juga yang bisa dijadikan tempat santai," tutur Tri.

Baca juga: Pantai Bondo, Sensasi Wisata Pasir Putih di Jepara

Wisatawan juga bisa menikmati panorama matahari terbenam. Namun setelah matahari terbenam, tampak lampu-lampu berkerlip yang berasal dari PLTU yang letaknya dekat dengan Pantai Bondo.

Biaya masuk ke Pantai Bondo sebesar Rp 8.000 - Rp 10.000 per orang. Namun untuk wisatawan yang masih anak-anak dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 - Rp 7.000.

Hari Kedua di Jepara

Museum R.A. Kartini

Museum R.A. Kartini yang telah berdiri sejak 30 Maret 1975 terletak di Jalan Alun-Alun nomor 1, Panggang, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Museum ini jaraknya sekitar 1,9 km dari pusat kota, dan menempuh waktu perjalanan sekitar 5 menit.

Museum ini dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara dan merupakan obyek wisata sejarah dan edukasi.

Pengunjung mengamati benda peninggalan RA Kartini di Museum Kartini Jepara, Jawa Tengah, Senin (15/5/2017). Museum ini berisi berbagai benda peninggalan RA Kartini semasa kecil hingga remaja.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Pengunjung mengamati benda peninggalan RA Kartini di Museum Kartini Jepara, Jawa Tengah, Senin (15/5/2017). Museum ini berisi berbagai benda peninggalan RA Kartini semasa kecil hingga remaja.

Museum ini terbagi menjadi empat ruang koleksi. Ruang pertama berisi peninggalan Kartini, ruang kedua berisi benda-benda Jepara kuno, ruang ketiga berisi pengobatan Dar Oes Salam, dan ruang keempat berisi kerajinan terkenal dari Jepara.

Baca juga: Mengenang Pahlawan Emansipasi Perempuan di Museum Kartini

"Semua peninggalan sejarahnya kota Jepara dan peninggalan R.A Kartini rapi ada di museum, masih bagus. Dari mesin jahit yang umurnya udah puluhan tahun, andong, foto R.A Kartini saat masih kecil, album foto keluarga Kartini, sampai foto keturunannya." tutur Tri.

Harga tiket masuk Museum R.A Kartini sangat terjangkau, yakni hanya Rp 5.000.

Desa Troso

Desa Troso berlokasi di Kecamatan Pecangaan, Jepara. Jaraknya dari pusat kota sekitar 15 km dengan waktu tempuh 27 menit perjalanan.

Sejak tahun 2010, Desa Troso bersama warga dan pemerintah setempat diusung sebagai desa wisata atraksi tenun Troso. Tujuannya adalah untuk mengenalkan tenun serta proses pembuatannya kepada wisatawan.

Perajin melakukan proses menenun mengunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Desa Troso, Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018). Selain terkenal dengan kerajinan seni ukir dan Pulau Karimunjawa sebagai destinasi wisata lautnya, Jepara juga menyimpan daya tarik lain yakni tenun ikat Troso, kerajinan kain tradisional yang sudah dimiliki warga desa setempat sejak 1935.ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO Perajin melakukan proses menenun mengunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Desa Troso, Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018). Selain terkenal dengan kerajinan seni ukir dan Pulau Karimunjawa sebagai destinasi wisata lautnya, Jepara juga menyimpan daya tarik lain yakni tenun ikat Troso, kerajinan kain tradisional yang sudah dimiliki warga desa setempat sejak 1935.

Sekitar 200 meter dari pintu gerbang Desa Troso, terdapat deretan toko-toko dan butik yang menjual kain tenun Troso dengan motif yang beragam. Wisatawan dapat membeli kain, atau baju siap pakai. Kisaran harga kain di sana mulai dari Rp 100.000.

Baca juga: Kisah Sukses Dua Siswi Cantik asal Kudus, Bawa Kain Troso Melenggang ke Paris (1)

Lebih jauh lagi, sekitar 1 km dari pintu gerbang desa ini, terdapat permukiman penduduk. Menariknya, hampir di setiap teras rumah penduduk ada alat-alat menenun. Di Troso, alat yang digunakan disebut dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com