BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Jadi Salah Satu Surga Destinasi #DiIndonesiaAja, Berikut 5 Hal yang Dirindukan Wisatawan Saat Traveling ke Bali

Kompas.com - 15/09/2021, 13:03 WIB
Tari kecak di Pura Uluwatu. DOK. SHUTTERSTOCKTari kecak di Pura Uluwatu.
|

KOMPAS.com – Sebelum pandemi Covid-19 menyerang Indonesia, traveling menjadi salah satu aktivitas yang kerap dilakukan masyarakat untuk menghilangkan penat.

Beberapa orang juga memanfaatkan traveling untuk mengenal budaya daerah #DiIndonesiaAja dan mencoba hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Di Indonesia, Pulau Bali menjadi salah satu primadona destinasi favorit bagi wisatawan nusantara dan mancanegara. Keeksotisan pemandangan alam dipadu dengan kentalnya budaya khas daerah menjadi daya pikat wisatawan berkunjung ke Bali.

Baca juga: 5 Produk Ekraf Indonesia yang Berhasil Go International, Kamu Sudah Punya?

Apalagi, sebentar lagi masyarakat dunia akan merayakan Hari Pariwisata Dunia atau World Tourism Day (WTD) pada Senin (27/9/2021). Hasrat untuk melakukan perjalanan dan menyambangi destinasi wisata di Bali pun semakin menggebu.

Namun, pandemi membuat wisatawan belum bepergian untuk sementara waktu. Padahal, beberapa wisatawan mungkin merindukan aktivitas traveling ke Pulau Dewata. Apa saja hal yang dirindukan wisatawan saat berkunjung ke sana? Untuk informasi selengkapnya, simak ulasan berikut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Menyaksikan pertunjukkan tari kecak

Salah satu aktivitas yang juga dirindukan banyak wisatawan saat berkunjung ke Bali adalah menyaksikan pertunjukkan tari kecak secara langsung. Sebagai informasi, tari kecak merupakan tari tradisional Bali yang menceritakan Ramayana.

Beberapa destinasi wisata di Bali bahkan mempertunjukkan tari kecak dengan suasana magis, salah satunya di Pura Uluwatu.

Wisatawan bisa menyaksikan pertunjukkan tari kecak di atas bukit dengan pemandangan laut lepas dan matahari terbenam dalam satu waktu.

Desa Penglipuran di Bali.DOK. SHUTTERSTOCK Desa Penglipuran di Bali.

2. Mengunjungi daerah eksotis di Bali

Bali terkenal dengan berbagai destinasi eksotis yang tersebar di seluruh penjuru pulau, mulai dari destinasi desa wisata, pantai, gunung, area persawahan, air terjun, hingga bawah laut.

Biasanya, wisatawan bisa berkunjung ke 2-3 destinasi dalam satu hari. Hal ini dapat dilakukan karena akses jalan menuju masing-masing destinasi cukup baik.

Baca juga: Sebelum Dibuka, Cari Tahu Ragam Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke 10 Destinasi Ini

Sebagai contoh, berkunjung ke destinasi desa wisata di Bali. Wisatawan bisa berkunjung ke Desa Penglipuran yang berlokasi di Kabupaten Bangli, lalu melanjutkan perjalanan ke Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem.

Selain itu, wisatawan biasanya merindukan perjalanan ke Nusa Penida. Di sana, wisatawan bisa menikmati keindahan pulau tersebut sepanjang hari.

Kuliner khas Bali.DOK. SHUTTERSTOCK Kuliner khas Bali.

3. Mencoba kuliner Bali

Berkunjung ke Bali tak lengkap rasanya bila tidak mencicipi kuliner khas Pulau Dewata. Pasalnya, Bali juga terkenal dengan kekayaan kuliner lezat yang menggugah selera wisatawan. Terlebih, jika disantap sembari berada di destinasi wisata.

Tak heran, banyak wisatawan merindukan menikmati sate lilit, nasi jinggo, ayam betutu, serombotan, bebek timbungan, atau rujak bulung sembari memandangi keindahan alam Bali. Dengan membayangkannya saja bisa membuat mulut dan lidah berkecap-kecap.

Oleh karena itu, jangan sampai lupa untuk memasukkan daftar kuliner tersebut untuk dicicipi saat berkunjung ke Bali di masa mendatang.

Produk ekonomi kreatif Bali.DOK. SHUTTERSTOCK Produk ekonomi kreatif Bali.

4. Membeli oleh-oleh khas Bali

“Jangan lupa bawa oleh-oleh, ya” atau “Wah, pergi ke Bali? Oleh-olehnya bisa kali” menjadi serangkaian kalimat yang mungkin sering wisatawan dengar saat hendak berkunjung ke Pulau Dewata.

Ya, meminta dibelikan oleh-oleh menjadi salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia saat kerabat atau temannya bepergian ke suatu tempat. Wisatawan yang berkunjung pun biasanya memborong ragam oleh-oleh ketika traveling ke Bali.

Meski saat ini masih pandemi, kamu tetap bisa memberikan buah tangan khas Bali ke orang tercinta #DiRumahAja. Pasalnya, beberapa pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjualnya secara online, salah satunya melalui program #BeliKreatifLokal Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Staycation di hotel di BaliDOK. SHUTTERSTOCK Staycation di hotel di Bali

5. Staycation di hotel-hotel di Bali

Siapa tak rindu staycation di hotel-hotel di Pulau Dewata? Biasanya, wisatawan menghabiskan hari terakhir untuk mengistirahatkan diri di hotel sebelum kembali ke kota asal.

Adapun beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di hotel saat di Bali adalah berenang di kolam renang, menikmati spa, atau sekadar memandangi pemandangan alam dari jendela kamar.

Sebagai informasi, pada masa pandemi seperti sekarang, sejumlah hotel di Bali sudah menerapkan protokol Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) agar pengunjung merasa nyaman serta aman saat bermalam.

Tak hanya itu, Bali juga menyiapkan sejumlah hal untuk menyambut kembali wisatawan saat situasi pandemi mereda, salah satunya dengan mendirikan sentra vaksinasi di sejumlah daerah di Bali.

Baca juga: 3 Manfaat Vaksinasi, Salah Satunya untuk Traveling #DiIndonesiaAja

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, tingkat vaksinasi berkorelasi besar dalam memastikan langkah-langkah pembukaan kembali destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Untuk mewujudkannya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) turut membuka travel corridor arrangement (TCA) di Bali, Batam, dan Bintan.

"Jika berbagai program pemerintah (terkait vaksinasi) tereksekusi dengan baik, saya optimistis akhir kuartal III atau kuartal IV mulai bisa kami uji cobakan pembukaan (destinasi) untuk tiga destinasi, yaitu Batam, Bintan, dan Bali,” kata Sandiaga dikutip dari laman Kemenparekraf, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: 5 Aktivitas Seru Ini Bisa Bikin Momen Hari Kemerdekaan di Rumah Jadi Lebih Bermakna

Selain vaksinasi, Menparekraf juga tak bosan mengimbau masyarakat Indonesia untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker rangkap dua, menjaga jarak minimum satu meter, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, serta menghindari makan bersama (6M).

Untuk diketahui, saat ini, Kemenparekraf sedang mengadakan Pesona Punya Kuis (Pukis) setiap Selasa di akun Instagram @pesonaid_travel. Sembari menunggu Bali membuka gerbang wisatanya lagi, kamu bisa mengikuti kuis ini agar berkesempatan mendapatkan hadiah total senilai jutaan rupiah untuk 15 orang pemenang.

Caranya mudah, kamu hanya perlu mengikuti akun Instagram @pesonaid_travel. Lalu, like postingan Pukis terbaru dan jawab pertanyaan di kolom komentar. Jangan lupa mention tiga teman di kolom caption juga, ya.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.