Kompas.com - 14/10/2021, 11:04 WIB
Ilustrasi wisatawan - Seorang turis asing sedang berbelanja di Pasar Seni Ubud, Bali. SHUTTERSTOCK / Elizaveta GalitckaiaIlustrasi wisatawan - Seorang turis asing sedang berbelanja di Pasar Seni Ubud, Bali.

 

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia mulai mengizinkan wisatawan mancanegara (wisman) untuk kembali berlibur ke Bali mulai 14 Oktober 2021.

Pengumuman tersebut selaras dengan kebijakan yang sudah ditetapkan bagi kedatangan internasional ke Bali, salah satunya adalah perihal karantina di salah satu dari 35 hotel yang sudah ditetapkan.

Melansir Kompas.com, Senin (11/10/2021), wisman yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai akan menjalani tes PCR terlebih dahulu sebelum dikarantina di hotel jika hasilnya negatif Covid-19.

Adapun, masa karantina pelaku perjalanan internasional telah resmi dipangkas menjadi 5 hari saja mulai 14 Oktober 2021.

“Wisman yang datang harus dikarantina terpusat di hotel yang telah ditentukan. Setelah itu bisa tinggal di hotel pasca-karantina yang sudah memiliki sertifikasi CHSE,” ujar Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Yoga Iswara, Rabu (13/10/2021).

Baca juga:

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan bahwa wisman sudah bisa melakukan beragam aktivitas di hotel non-karantina.

Ilustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali.SHUTTERSTOCK / Elizaveta Galitckaia Ilustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali.

Setibanya di hotel tersebut, Rai menuturkan bahwa wisman tidak perlu khawatir akan pembatasan mobilitas di sana.

Sejak hari pertama menginap di hotel non-karantina, wisman bisa langsung menikmati fasilitas yang ada di hotel, seperti kolam renang atau restoran, serta mulai jalan-jalan ke tempat wisata.

“Kan sudah karantina di hotel karantina, jadi tidak perlu dikarantina lagi. Kita juga kalau jadi tamu, habis karantina lalu pakai karantina lagi di hotel lain, kan tidak mungkin,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.