Kompas.com - 18/10/2021, 15:29 WIB

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah membuka kembali beberapa tempat wisata di Ibu Kota sejak awal September 2021. Salah satunya adalah Kampung Budaya Betawi Setu Babakan.

Adapun, tempat wisata ini berlokasi di Srengseng Sawah, Jagakarasa, Jakarta Selatan. Wisatawan dapat berkunjung secara gratis tanpa mengeluarkan biaya.

Baca juga: 6 Hal yang Dapat Ditemukan saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Kendati demikian, sebelum berkunjung untuk mengenal kebudayaan Betawi, terdapat sejumlah tips dan panduan yang perlu diketahui agar kegiatan wisata di Setu Babakan tetap aman dan nyaman.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum tips dan panduan wisata ke Setu Babakan, Senin (18/10/2021):

1. Check-in pakai aplikasi PeduliLindungi

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

Kawasan wisata Setu Babakan telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan kode QR dalam penerapan sistem check-in.

Saat wisatawan tiba di pintu gerbang kawasan wisata, pada sisi kanan gerbang terdapat kode QR yang wajib dipindai untuk check-in melalui PeduliLindungi.

Setibanya di tempat wisata, jangan lupa untuk lakukan check-in sesuai dengan arahan dari petugas. Supaya tidak buru-buru, pastikan aplikasi sudah dibuka saat masih diperjalanan.

Baca juga: Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

2. Jangan bawa anak berusia di bawah 12 tahun

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

Meski Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sudah dibuka untuk umum, tidak semua wisatawan diizinkan untuk berwisata.

Sesuai dengan arahan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pengelola tempat wisata tidak mengizinkan anak berusia di bawah 12 tahun untuk berkunjung.

Baca juga: Setu Babakan Sudah Buka, Area Danau Dibatasi

3. Jangan memaksa masuk ke area danau

Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Kampung Budaya Betawi Setu Babakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (17/10/2021).

Selain tidak mengizinkan anak berusia di bawah 12 tahun, pihak tempat wisata juga masih belum membuka area danau untuk wisatawan, kecuali warga setempat yang tinggal di sana.

Sebagai informasi, kawasan Danau Setu Babakan dapat diakses melalui pintu dekat parkiran motor dan jalur menuju area belakang deretan rumah adat Betawi yang berada tepat di dekat amfiteater.

Baca juga: Museum Setu Babakan Masih Sepi, Hanya Dikunjungi 46 Orang sejak Pagi

Ketika Kompas.com berkunjung ke lokasi, Minggu (17/10/2021), dua pintu menuju area danau dijaga ketat oleh petugas tempat wisata.

Wisatawan diimbau untuk tidak memaksa masuk ke area danau, dan tetap berwisata di area museum dan sekitarnya.

Kendati demikian, jika ingin melihat indahnya danau sambil menikmati embusan angin yang sejuk, wisatawan diizinkan untuk sebatas berkunjung ke pos penjagaan di pintu masuk dekat amfiteater.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.