Kompas.com - 27/10/2021, 12:43 WIB
Para mama Papua saat menganyam suvenir khas Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021). KOMPAS.com/Nabilla RamadhianPara mama Papua saat menganyam suvenir khas Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021).

KOMPAS.com - Desa Wisata Arborek di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menawarkan beragam suvenir kerajinan anyaman yang dibuat oleh para mama Papua.

Mulai dari topi warna-warni berbentuk ikan pari manta, tas jinjing untuk belanja, noken - tas anyaman khas Papua - untuk membawa botol minum dan ponsel, dan vas bunga dengan berbagai bentuk.

Baca juga:

Seorang mama Papua menceritakan, sehari-hari para mama di Arborek akan menganyam kerajinan kapowen (tas yang terbuat dari pandan laut) dan kayafyof (topi anyaman).

"Selama ini kami di Arborek sebagai mama-mama akan menganyam topi dan tas. Jadi selama lakukan anyaman, saat ada kunjungan tamu," ungkapnya, di Desa Wisata Arborek, Raja Ampat, Rabu (27/10/2021).

Hasil kerajinan para mama Papua di Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021).KOMPAS.com/Nabilla Ramadhian Hasil kerajinan para mama Papua di Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021).

Kendati demikian, lanjutnya, pandemi Covid-19 menghantam pariwisata Indonesia, sehingga kunjungan wisatawan Nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) pun terhenti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 membuat seluruh anyaman yang dibuat para mama di Arborek tidak ada yang membeli satu pun.

Baca juga:

"Jadi, saya harap pak Sandiaga membuka Arborek supaya kami mama-mama akan menjual belikan hasil kerajinan kami," kata dia.

"Pesan dari saya, sebagai mama-mama, semoga bapak pulang dari Arborek, akan membuka (pariwisata) Arborek, dan kami dapat tamu lalu mereka membeli anyaman kami," pungkasnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat berkunjung ke Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021).KOMPAS.com/Nabilla Ramadhian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat berkunjung ke Arborek, Papua Barat, Rabu (27/10/2021).

Pada saat yang bersamaan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sedang melakukan kunjungan ke Desa Wisata Arborek.

Baca juga:

Menanggapi pesan dari keluh kesah para mama perajin anyaman di Arborek, Sandiaga mengungkapkan, pihaknya akan memborong seluruh kerajinan tersebut. 

"Kerajinannya bagus, dan saya perlu banyak suvenir. Maka, semua produksinya mama-mama Papua, saya borong hari ini," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.