Kompas.com - 05/12/2021, 07:15 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Pelaksanaan Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-5 di Kota Bogor, Jawa Barat, mulai Jumat (3/12/2021) hingga Sabtu (4/12/2021), berlangsung meriah.

Sejak dimulainya acara kongres yang dihadiri puluhan kepala daerah dan perwakilan ini, beragam atraksi pawai budaya dan pameran dari masing-masing daerah di Indonesia ikut unjuk gigi.

Baca juga: 6 Hotel di Kota Bogor Bagikan Promo, Bisa Masuk Kebun Raya Bogor

Kongres JKPI juga turut menetapkan sejumlah kota/kabupaten di Indonesia sebagai Ibu Kota Kebudayaan.

Ada delapan kota/kabupaten yang terpilih sebagai Ibu Kota Kebudayaan, yaitu :

  1. Surakarta (Ibu Kota Kemajuan Kebudayaan)
  2. Sawahlunto (Ibu Kota Warisan Sejarah)
  3. Banda Aceh (Ibu Kota Bandar Maritim)
  4. Bogor (Ibu Kota Berkelanjutan)
  5. Siak Sri Indrapura (Ibu Kota Literasi dan Pendidikan)
  6. Ambon (Ibu Kota Kreatif)
  7. Denpasar (Ibu Kota Kebangsaan)
  8. Sumbawa (Ibu Kota Perubahan Iklim)

Ketua Dewan Kurator Ibu Kota Kebudayaan JKPI Taufik Rahzen menyampaikan, gagasan penetapan Ibu Kota Kebudayaan bukanlah sesuatu yang baru.

Taufik mencontohkan, di Uni Eropa setiap tahunnya tradisi menetapkan Ibu Kota Kebudayaan sudah berlangsung lama sejak tahun 1980-an.

Baca juga: Okupansi Hotel di Kota Bogor Kian Membaik, Sempat Capai 90 Persen

Ia menuturkan bahwa penetapan Ibu Kota Kebudayaan itu kemudian memicu negara-negara, seperti di Arab dan Amerika, untuk melakukan hal serupa.

“Pada awalnya hanya ada satu kota setiap tahun, namun karena antusiasme anggota pada tahun 2000 menjadi delapan kota. Sejak itu dikembangkan yang melibatkan beberapa kota sekaligus," kata Taufik, Sabtu (4/12/2021).

"Arab Capital of Culture ditetapkan mulai tahun 1996 dan America Capital of Culture pada tahun 2000," sambungnya.

Baca juga: Bukit Alesano, Tempat Asoy Lihat Gemerlap Kota Bogor dari Ketinggian

Ketua Presidium JKPI terpilih masa bakti 2021-2024 yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memberikan sambutan dalam acara karnaval budaya Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/12/2021).KOMPAS.com/Ramdhan Triyadi Bempah Ketua Presidium JKPI terpilih masa bakti 2021-2024 yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memberikan sambutan dalam acara karnaval budaya Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/12/2021).

Taufik mengatakan, berkaca dari negara-negara tersebut, maka dalam pra-Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia di Banda Aceh pada beberapa waktu lalu, diputuskan untuk memilih delapan kota sebagai Ibu Kota Kebudayaan setiap tahunnya.

"Masing-masing Ibu Kota Kebudayaan ini memiliki karakteristik dan kekuatan masing-masing yang akan dipilih secara berganti setiap tahunnya," imbuh Taufik.

Baca juga: 7 Kafe Terkenal di Kota Bogor, Cocok Tempat Kamu Santai

Kongres JKPI ke-V juga memberikan penghargaan Anugerah Bakti Utama Pusaka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Presidium JKPI terpilih masa bakti 2021-2024 yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, memberikan penghargaan itu langsung kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor.

Penghargaan tersebut diberikan karena Presiden Jokowi berperan penting dan menjadi sosok inisiator dalam melahirkan jaringan kota pusaka Indonesia ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

9 Tempat Nongkrong Murah di Trawas Mojokerto, Ada yang Berkonsep Taman

Jalan Jalan
Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Tanjung Benoa Bali Jadi Kampung Pertama Siaga Tsunami UNESCO

Travel Update
GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

GPIB Immanuel Malang Menyimpan Dua Alkitab Kuno Berusia Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Endek Bali Jadi Suvenir untuk Delegasi GPDRR 2022

Travel Update
Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Pengerjaan KRL Solobalapan-Palur Capai 84 Persen, Ditarget Beroperasi Juli 2022

Travel Update
Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

Travel Update
6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

6 Tips Aman Berenang di Sungai, Bisa Bawa Benda-benda Ini

Travel Tips
Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Turis Indonesia dan 97 Negara Lain Bisa Masuk Jepang Mulai 10 Juni 2022 Tanpa PCR

Travel Update
Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Waspada, Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berenang di Sungai

Travel Tips
Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Rute Menuju Pantai Teluk Hijau Banyuwangi

Jalan Jalan
Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna HijauĀ 

Pantai Teluk Hijau Banyuwangi, Surga Tersembunyi dengan Air Laut Berwarna HijauĀ 

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Cara Melihat Penyu di Pantai Sukamade Banyuwangi

Travel Tips
Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Kosakata Bahasa Jawa untuk Tawar-menawar, Wisatawan Perlu Tahu

Travel Tips
Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.