Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/03/2022, 10:10 WIB

MAUMERE, KOMPAS.com - Ruas jalan pesisir pantai utara (pantura) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak parah. Akibatnya, para wisatawan selalu cemas saat melintasi jalur tersebut.

Seorang wisatawan asal Ende bernama Karina (31) mengatakan, ruas jalan pantura Sikka merupakan jalur strategis menuju empat wisata di wilayah utara Kabupaten Sikka.

"Ada wisata Tanjung Kajuwulu, Mangrove, Nusa Kutu, dan Air Terjun Watu Wa. Semuanya melewati jalan yang sama," kata Karina kepada Kompas.com di wisata Tanjung Kajuwulu, Minggu (13/3/2022).

Baca juga: Nusa Kutu, Wisata di Sikka NTT yang Hanya Bisa Dinikmati Saat Laut Surut

Menurut dia, kondisi kerusakan paling parah ada di pesisir pantai Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Banyak aspal terkelupas. Beberapa talud roboh, jalan aspal runtuh terkikis ombak.

"Kondisinya kian parah, lebih parah dari tahun lalu. Banyak aspal terkelupas. Kami selalu cemas jalan tak kunjung diperbaiki," ujar Karina.

Menurutnya, kondisi jalanan yang rusak membuat para wisatawan takut, bahkan mengurungkan niat untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata.

Senada dengan Karina, Amir (28) seorang wisatawan asal Maumere mengatakan, hampir tiga tahun belakangan, ruas jalan pantura Kabupaten Sikka rusak parah.

Biasanya, saat liburan hari raya besar ruas jalan tersebut selalu dipadati oleh pengunjung. Tidak hanya dari Kabupaten Sikka, tetapi dari luar kabupaten.

"Kalau ramai kadang akses terhambat, apalagi beberapa ruas jalan makin sempit akibat terkikis ombak. Ini yang sering dikeluhkan wisatawan," ujarnya.

Baca juga: Persawahan Magepanda di Sikka NTT, Sajikan Pesona Keindahan Senja

Menurut Amir, kesan buruk dari wisatawan yang datang akan berdampak pada menurunnya minat untuk kembali berwisata.

Karena itu, pemerintah diharapkan saling bersinergi untuk membangun infrastruktur jalan yang memadai dalam upaya mendukung industri pariwisata di kabupaten itu.

Baca juga: Pintar Asia Beach, Pantai Pasir Putih di Sikka dengan Ratusan Pohon Kelapa

Percuma kalau spot wisatanya bagus tetapi infrastrukturnya buruk. Kita berharap pemangku kebijakan bisa melakukan yang terbaik," pintanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+