Kompas.com - 15/03/2022, 11:03 WIB

KOMPAS.com - Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyimpan banyak obyek wisata yang menjadi incaran wisatawan. Mayoritas destinasinya berupa wisata alam mulai dari pantai, air terjun, perbukitan, goa, dan lainnya.

Kabupaten Sukabumi berbatasan dengan Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bekasi. Sementara, jarak dari DKI Jakarta, sekitar 115 kilometer (km) dengan waktu tempuh tiga-empat jam menggunakan kendaraan pribadi.

Berikut rekomendasi 20 wisata di Sukabumi yang bisa kamu kunjungi.

Baca juga:

Tempat wisata di Sukabumi

Kabupaten Sukabumi memiliki jajaran pantai indah, khususnya di wilayah Pelabuhan Ratu. Berikut obyek wisata pantai di Sukabumi yang tersohor di kalangan wisatawan.

1. Pantai Citepus

Pantai Citepus, SukabumiShutterstock/Jamaludin Yusup Pantai Citepus, Sukabumi

Pantai Citepus merupakan pantai yang berada di kawasan Pelabuhan Ratu. Pantai ini banyak dikunjungi wisatawan karena lokasinya cukup strategis yakni di pinggir Jalan Raya Cisolok-Pelabuhan Ratu, seperti dikutip Kompas.com (05/02/2022).

Ombaknya cukup besar, sehingga ada batasan renang bagi pengunjung. Jika kamu berkunjung ke Pantai Citepus, jangan lewatkan panorama matahari terbenamnya.

2. Pantai Karang Hawu

Pantai Karang Hawu, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/6/2017)KOMPAS.com/BUDIYANTO Pantai Karang Hawu, Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/6/2017)

Pantai selanjutnya yang masih berada di kawasan Pelabuhan Ratu adalah Pantai Karang Hawu. Hawu berasal dari bahasa Sunda yang berarti tungku atau alat masak tradisional, seperti dikutip dari Kompas.com (5/2/2022)

Pantai ini dinamakan Karang Hawu karena di pantai ini terdapat sebuah karang yang berlubang sehingga bentuknya mirip seperti tungku.

Ciri khas pantai ini adalah bebatuan karang yang menjorok ke laut. Namun, wisatawan harus berhati-hati karena ombak di Pantai Karang Hawu cukup besar.

Baca juga: Pantai Karang Hawu Sukabumi, Jadi Instagramable Setelah Revitalisasi

3. Pantai Cimaja

Pantai Cimaja juga masih berada di kawasan Pelabuhan Ratu. Pantai ini merupakan kawasan favorit para peselancar (surfing) lantaran memiliki ombak tinggi mencapai tiga hingga empat meter.

Tak heran, kerap digelar kompetisi selancar tingkat nasional maupun internasional di kawasan ini. Waktu terbaik mengunjungi Pantai Cimaja adalah musim kemarau.

Baca juga: Pantai Karang Hawu Sukabumi, Jadi Instagramable Setelah Revitalisasi

4. Pantai Pangumbahan

Pantai Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi.Disparbud Jabar Pantai Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi.

Serupa dengan Pantai Cimaja, Pantai Pangumbahan juga merupakan destinasi bagi pecinta surfing. Pantai yang terletak di kawasan Ujung Genteng ini memiliki ombak dengan ketinggian mencapai tiga meter.

Tak hanya wisatawan domestik, para turis asing pun ramai mendatangi Pantai Pangumbahan, seperti dikutip dari situs Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Di Desa Pangumbahan juga merupakan pusat konservasi penyu. Terdapat dua tempat penetasan penyu sepanjang kawasan kurang lebih 14 kilometer.

Sedangkan, setiap tempat penetasan, dapat menampung sekitar 1.500 telur penyu.

5. Pantai Batu Naga

Mengutip Tribun Travel (09/01/2019), dinamakan Pantai Batu Naga atau Batu Punggung Naga, sebab bebatuan di kawasan pantai ini menyerupai sisik naga.

Bebatuan tersebut merupakan hasil sedimentasi berusia jutaan tahun. Keunikan tersebut menjadikan Pantai Batu Naga tujuan bagi para fotografer profesional, hingga peneliti dan mahasiswa.

Pantai Batu Naga terletak di kawasan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu. Tepatnya Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: 10 Wisata Pantai di Sukabumi yang Indah, Cocok untuk Liburan

6. Pantai Cicaladi

Pantai Cicaladi disebut juga dengan Pantai Karang Bolong. Sesuai namanya, keunikan dari Pantai Cicaladi adalah terdapat bebatuan karang yang berlubang atau bolong, seperti dikutip dari Tribun Travel (09/01/2019)

Selain itu, terdapat area perbukitan dengan hamparan rumput dan jajaran tebing tinggi. Pantai Cicaladi tergolong pantai yang memiliki ombak sangat besar.

Karenanya, waktu paling tepat untuk mengunjungi Pantai Cicaladi adalah saat pagi hari, air laut belum pasang.

Baca juga: Road Trip Keliling Geopark Ciletuh Sukabumi, Bisa ke Mana Saja?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.