Kompas.com - 04/04/2022, 11:11 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan ke berbagai tempat wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menurun tajam saat memasuki bulan puasa.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan kunjungan wisatawan pada akhir pekan tanggal 1-3 April 2022 saat awal puasa adalah 12.798 orang.

Padahal, kunjungan akhir pekan sebelumnya tanggal 25-27 Maret 2022 mencapai 37.450 orang atau mengalami penurunan hingga 65 persen.

Baca juga: Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan Dongkrak Kunjungan Wisata ke Bantul

"Sesuai prediksi, kunjungan wisata saat puasa akan menurun. Tidak hanya di Bantul wilayah lain juga mengalami," kata Ipung panggilan akrab Markus dalam keterangan tertulis Senin (4/4/2022).

Adapun data kunjungan selama satu pekan terhitung tanggal 28 Maret sampai 3 April 2022 mencapai 29.795 orang dengan total pendapatan mencapai Rp 289 juta.

Sedangkan kunjungan dalam satu pekan sebelumnya tanggal 21-27 Maret mencapai 49.464 orang dengan total pendapatan mencapai Rp 480 juta atau ada penurunan kunjungan wisatawan mencapai 40 persen.

Baca juga: Jelang Puasa, Tren Kunjungan Wisatawan ke Bantul Dinilai Menurun

"Kunjungan wisatawan satu pekan jelang Ramadan terbanyak saat tradisi padusan pada Jumat (1/4/2022) yang mencapai 4.741 orang. Untuk tradisi padusan tidak bisa kita bandingkan dengan data tahun lalu karena tahun lalu PPKM ya," ucap Ipung.

Kunjungan wisata akan naik jelang lebaran

Ipung melanjutkan, kunjungan wisata diprediksi baru akan meningkat dua pekan sebelum libur Lebaran, mengingat sudah banyak warga yang mudik ke kampung halaman.

Biasanya, mereka menyempatkan diri untuk berkunjung ke tempat wisata sembari ngabuburit menunggu berbuka puasa seperti di Pantai Depok, hingga pantai Baru.

Ilustrasi Pantai Depok, Bantul.SHUTTERSTOCK/HARYANTA.P Ilustrasi Pantai Depok, Bantul.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo menyampaikan, pemerintah kabupaten Bantul tidak akan menutup kawasan wisata saat libur lebaran.

"Untuk pariwisata, selama puasa dan lebaran tidak ada destinasi wisata yang ditutup. Jadi tetap buka semua," ucap Joko.

Untuk menyambut wisatawan saat lebaran pihaknya akan melakukan rapat koordinasi 15 hari sebelumnya.

Baca juga: Serunya Naik Gerobak Sapi dan Nikmati Alam Pedesaan Bantul Yogyakarta

"Termasuk bagaimana rekayasa lalu lintasnya, kesiapsiagaan di obwis juga. Tadi dari Polres, Dishub dan Dinkes akan membuka posko di beberapa titik," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.