Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kompas.com - 20/05/2022, 12:12 WIB
Dani Julius Zebua,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KULON PROGO, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali mempromosikan pariwisata melalui media film. Tempat wisata lokal menjadi latar belakang dan bagian cerita.

Film diproduksi dalam tiga judul, yakni Mawawisa, Skripsi, dan Ginastel. Produksi film didukung Dana Keistimewaan (Danais) DIY. Dispar melakukan film lewat gala premier di Auditorium Taman Budaya Kulon Progo, Rabu (18/5/2022).

“Kita lakukan adalah membuat promosi melalui media film ini, jadi kita mempromosikan destinasi dan cerita tentang Kulon Progo," kata Kepala Dispar Kulon Progo Joko Mursito dalam rilis Dinas Kominfo Kulon Progo, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: 6 Lokasi Syuting Film yang Tampilkan Keindahan Alam Indonesia

Pariwisata dalam film telah dimulai sejak 2021. Pembuatannya berlatar inovasi di tengah dunia pariwisata yang tertekan pandemi Covid-19.

Saat itu, tempat wisata sepi, pelaku pariwisata dan pendukungnya menjerit, acara juga tidak bisa digelar. Semua terjadi karena berbagai pembatasan dan pengetatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Dispar pun mencoba berinovasi lewat jalur film. Pada produksi pertama di 2021, meluncurlah film berjudul Dolan Mulia, Menoleh Menoreh, dan Nusabrata.

Baca juga: Promosi Pariwisata Kulon Progo Lewat Tiga Film Pendek Berlatar Tempat Wisata dan Budaya

Tahun ini kembali meluncur tiga film. Pembuatannya didukung pemeran yang berasal dari para tokoh dan pelaku pendukung pariwisata di Kulon Progo.

Dalam mempromosikan pariwisata, Dispar memanfaatkan media sosial sebagai cara menyebarkannya, juga diputar di berbagai kegiatan atau program,

“Karena film ini bisa berfungsi berbagai macam selain media promosi wisata, sehingga nantinya kita bisa titipkan di berbagai event," kata Joko.

Puncak Widosari di Kulon Progo, YogyakartaKOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Puncak Widosari di Kulon Progo, Yogyakarta

Bupati Kulon Progo, Sutedjo juga turut andil menjadi pemain dalam salah satu film sebelumnya. Sutedjo kini hadir di gala premier kali ini. Ia mengapresiasi film pariwisata 2022 ini sebagai hasil karya kreatif dari sumber daya muda Kulon Progo.

Sutedjo meyakini inovasi masih terbuka lebar. Pasalnya, masih banyak potensi yang bisa diangkat, baik wisata alam, wisata budaya, wisata kuliner dan juga wisata ekonomi kreatifnya.

"Kami berharap ide-ide kreatif seperti ini terus dilanjutkembangkan," kata Sutedjo.

Baca juga: 11 Latar Film Disney yang Bisa Dikunjungi, Ada Air Terjun di Film Up

Hadir dalam acara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata DIY, GKR Bendoro yang turut hadir pada acara tersebut mengapresiasi karya film ini.

"Selain bisa menjadi media promosi pariwisata, film ini juga mengandung unsur budaya dengan melestarikan bahasa Jawa. Banyak kata-kata dalam bahasa jawa yang sudah lama tidak kita dengar," kata Bendoro.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com