Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Kompas.com - 21/05/2022, 11:11 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mulai 1 Juni 2022, pemerintah Thailand melonggarkan syarat untuk kedatangan internasional, Thailand Pass.

Kebijakan ini telah disetujui oleh Pusat Administrasi Situasi COVID-19 Thailand (CCSA), guna efektivitas pendaftaran Thailand Pass bagi Warga Negara Asing (WNA) yang hendak memasuki negara tersebut.

Melansir TAT News, Jumat (20/5/2022), untuk mengajukan Thailand Pass (melalui https://tp.consular.go.th/), WNA hanya perlu memberikan detail paspor, vaksinasi Covid-19, dan polis asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan hingga 10.000 dollar AS.

Baca juga: Thailand Perpanjang Subsidi Paket Wisata untuk Promosi Wisata Domestik

"Secara otomatis, sistem akan mengeluarkan kode QR Thailand Pass bagi pelamar. Sedangkan warga Thailand tidak perlu lagi mengajukan Thailand Pass ini," dikutip Kompas.com dari TAT News, Jumat.

Setibanya di Thailand, pendatang yang divaksinasi harus menjalani pemeriksaan masuk. Baru lah kemudian diizinkan masuk dan bebas pergi ke mana pun di Negeri Gajah Putih ini.

Syarat ke Thailand bagi yang belum vaksinasi Covid-19

Di sisi lain, apabila pendatang belum, atau tidak divaksinasi sepenuhnya, mereka dapat mengunggah bukti RT-PCR negatif atau tes ATK profesional dalam waktu 72 jam perjalanan melalui sistem Thailand Pass. 

Setelah itu, mereka juga akan diizinkan masuk dan bebas pergi ke mana pun di Thailand.

Selain pelonggaran aturan masuk, CCSA juga menyetujui pelonggaran lebih lanjut kontrol Covid-19 nasional dengan tiga zona berkode warna.

Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).

Area Turis Percontohan atau zona biru, Area Pengawasan atau zona hijau, dan Area di bawah Pengawasan Ketat atau zona kuning.

Tempat hiburan malam hari seperti pub, bar dan ruang karaoke di zona hijau dan biru akan diizinkan untuk kembali beroperasi, termasuk penjualan minuman beralkohol dan minum-minum di tempat, hingga pukul 24.00 waktu Thailand.

Baca juga: 10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Meski begitu, semua tempat tetap diminta untuk mematuhi pedoman pencegahan secara ketat.

Sebagai informasi, CCSA juga telah mencabut persyaratan karantina bagi mereka yang kontak berisiko tinggi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com