Kompas.com - 01/08/2022, 15:52 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk utama sebanyak 345.438 kunjungan pada Juni 2022. 

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan jumlah kunjungan turis asing tersebut meningkat sebesar 1.973,96 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Juni 2021 yakni 16.656 kunjungan. Itu berarti, kenaikan jumlah kunjungan wisman hampir mencapai 2.000 persen pada Juni 2022. 

Baca juga: Kunjungan Wisman Mei 2022 Tertinggi Sejak Pandemi, Ini Pendorongnya 

Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan wisman konsisten bertambah dalam tiga bulan berturut-turut. 

“Ini menunjukkan kabar baik, dilihat dari grafik sejak April, Mei, Juni kunjungan wisman itu menunjukkan terus peningkatan, seiring dengan perbaikan mobilitas dan penanganan kesehatan di Indonesia,” ujarnya dalam Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) melalui kanal Youtube BPS Statistics, Senin (1/8/2022). 

Ilustrasi turis Dok. Kemenparekraf RI Ilustrasi turis

Secara bulanan (month to month/mtm), jumlah kunjungan wisman juga mengalami kenaikan sebesar 62,69 persen, dibandingkan Mei 2022 sebanyak 183.830 kunjungan.  

Secara kumulatif Januari-Juni 2022 atau satu semester, BPS mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebanyak 743.210 kunjungan. Angkanya naik  929,66  persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman periode yang sama 2021, yakni 72.180 kunjungan. 

Baca juga: 5 Negara Sumbang Kunjungan Wisman Terbanyak ke Indonesia pada Mei 2022

Margo berharap jumlah kunjungan wisatawan asing terus meningkat, karena dapat berdampak positif pada perekonomian Indonesia. 

“Ini kabar baik, karena kita ketahui bersama kunjungan wisman ini akan berpengaruh besar pada ekonomi Indonesia, karena multiplier-nya (efek pengganda) hampir di seluruh sektor menerima dampak dari kunjungan wisman ke Indonesia,” terangnya. 

Baca juga: Puncak Kunjungan Wisman Juli-Agustus 2022, Sandiaga Optimistis Capai Target

Ilustrasi liburan ke BaliDok. Shutterstock/DavideAngelini Ilustrasi liburan ke Bali

Namun demikian, kondisinya belum pulih sepenuhnya apabila dibandingkan kunjungan wisman sebelum pandemi Covid-19.

Sebagai perbandingan, jumlah kunjungan wisman pada Januari-Juni 2018 sebanyak 6,11 juta, 2019 sebanyak 6,07 juta kunjungan, dan 2020 sebanyak 2,13 juta kunjungan. 

“Jadi, sudah lebih baik dari 2021, tapi kondisinya belum pulih dibandingkan sebelum pandemi 2020,” imbuhnya. 

Baca juga: Pacu Kedatangan Wisman, Menparekraf Akan Kunjungan Kerja ke Australia

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BPS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.