Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/10/2022, 21:32 WIB

KOMPAS.com - Di tengah ancaman resesi ekonomi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno optimistis, target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia tahun 2022 dapat mencapai ambang batas tengah yang sudah ditetapkan, yakni sekitar 2,5 juta orang.

"Target dalam posisi bisa kita capai, dalam ambang batas tengah, karena (target kunjungan) 1,8 juta sampai 3,6, juta, jadi ambang batas tengahnya kita lihat sekitar 2,5 juta bisa tercapai," kata Menparekraf dalam Weekly Press Briefing di Jakarta Pusat, Senin (10/10/2022).

Baca juga:

Adapun jumlah kunjungan wisman ke Bali mulai Januari hingga Agustus 2022 tercatat lebih dari 894.667 orang, dengan jumlah kunjungan harian mencapai lebih dari 10.000 wisman per hari.

Ia melanjutkan, target kunjungan wisman dan wisatawan nusantara (wisnus) akan ditingkatkan lagi pada tahun 2023 menjadi sekitar hampir dua kali lipat dari target sebelumnya, dengan menambah jumlah penerbangan.

“Untuk pergerakan wisnus, ditargetkan 1,4 miliar pergerakan. Kita jauh tertinggal dibanding negara seperti China dan Australia yang kunjungan wisnusnya jauh lebih tinggi dibanding kita,” tuturnya.

Baca juga:

Maka dari itu, ia mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang menurutnya memberi banyak peluang terutama di sektor unggulan, seperti hotel, restoran, dan kafe.

Ia menuturkan, pihaknya mengincar nilai investasi sebesar 6-8 miliar dollar Amerika Serikat di lima Destinasi Super Prioritas (DSP).

"Harapan ke depan bahwa investasi 6-8 miliar dolar Amerika Serikat di lima Destinasi Super Prioritas (DSP) bisa menciptakan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” tuturnya.

Baca juga: Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+