Kompas.com - 09/12/2022, 08:02 WIB

KOMPAS.com – Setelah dua tahun tertunda karena pandemi Covid-19, perjalanan ke luar negeri kini kembali dibuka. Beberapa negara telah melonggarkan aturan bagi pendatang atau wisatawan, seperti mencabut syarat tes PCR dan karantina.

Wisatawan yang ingin berpelesir pun cukup memenuhi kewajiban vaksinasi dosis dua atau dosis ketiga (booster) sebagai syarat masuk.

Diberitakan Kompas.com, Rabu (20/7/2022), negara yang menerapkan aturan tersebut adalah Filipina, Vietnam, Laos, Malaysia, Thailand, Singapura, Australia, Inggris, Belanda, dan Amerika Serikat (AS). Meski demikian, sepuluh negara tersebut tetap memiliki persyaratan dan protokol kesehatan (prokes) yang harus diikuti wisatawan.

Masyarakat Indonesia sendiri memiliki destinasi populer yang ingin dikunjungi setelah masa pandemi Covid-19. Berdasarkan Studi Global Travel Intentions 2021 yang dilakukan Visa, terdapat enam destinasi internasional populer masyarakat Indonesia, yaitu Jepang, Malaysia, AS, Singapura, Thailand, dan Korea Selatan.

Baca juga: 5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

Kecuali Jepang, otoritas negara-negara tersebut sudah mencabut syarat tes PCR bagi wisatawan. Keenam negara itu juga memiliki budaya lokal unik dan menjadi destinasi yang cocok untuk “melarikan diri” dari kesibukan sehari-hari. Wisatawan pun dapat merasa relaks dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata di negara-negara tersebut.

Studi itu juga mengungkap bahwa sebanyak 21 persen masyarakat menginginkan perjalanan wisata yang bebas repot. Kemudian, 48 persen responden juga menginginkan perjalanan wisata yang menenangkan pikiran.

Selanjutnya, sebanyak 25 persen mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan selama mempersiapkan perjalanan. Oleh karena itu, mereka mencari penerbangan yang menawarkan proses refund, asuransi perjalanan, serta paket perjalanan yang terencana.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan bahwa temuan tersebut menunjukkan kerinduan masyarakat Indonesia untuk kembali berwisata tanpa beragam pembatasan dan prosedur karantina yang ketat.

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

“Seiring banyak negara yang sudah mulai melonggarkan aturan perjalanannya, kami berharap, perjalanan domestik maupun internasional akan segera berkembang kembali,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com belum lama ini.

Nah, untuk Anda yang ingin berwisata bebas repot di mancanegara, lima tips berikut bisa diaplikasikan sebagai panduan.

1. Menentukan negara destinasi

Langkah pertama untuk perjalanan wisata antiribet adalah menentukan negara tujuan. Anda dapat menentukan destinasi seperti apa yang ingin dikunjungi selama berwisata.

Sebagai contoh, bila menginginkan wisata berkelas di luar negeri, Anda bisa memilih negara-negara yang memiliki hotel, resor, vila, serta restoran mewah.

Jika Anda ingin wisata luar ruangan (outdoor), pilih negara yang menawarkan keindahan alam. Biasanya, negara tersebut memiliki pilihan aktivitas luar ruangan yang menarik.

Dengan mengetahui jenis perjalanan yang diinginkan, Anda dapat menentukan negara dengan destinasi wisata yang memenuhi kriteria tersebut.

2. Buat itinerari perjalanan

Setelah menentukan negara tujuan, Anda dapat membuat itinerari perjalanan secara detail. Tak perlu terburu-buru dalam membuat rencana perjalanan. Anda dapat mencari tahu lebih dalam mengenai destinasi wisata yang ingin dikunjungi.

Baca juga: 5 Tips Liburan Musim Dingin di Swiss, Belajar Ski dan Atur Biaya

Sebagai contoh, mempelajari persyaratan lengkap untuk memasuki destinasi wisata bagi turis asing. Singapura, misalnya, mengharuskan wisatawan melakukan check-in pada aplikasi tertentu sebelum memasuki berbagai lokasi, seperti obyek wisata, pusat perbelanjaan, dan restoran.

Kemudian, cari tahu destinasi unggulan di negara tersebut dengan pengalaman wisata yang berbeda-beda. Misalnya, saat mengunjungi Malaysia, Anda dapat menentukan waktu untuk wisata kuliner di Penang, wisata sejarah di Malaka, dan wisata belanja di Kuala Lumpur.

Perjalanan pascapandemi membuat wisatawan ingin berlibur dalam jangka waktu yang cukup lama. Dengan demikian, Anda harus benar-benar membuat itinerari sedetail mungkin agar dapat menikmati setiap sudut kota di negara tujuan.

3. Bawa barang seperlunya

Tips berikutnya untuk perjalanan wisata antiribet adalah bawalah barang seperlunya. Untuk pakaian, misalnya, Anda bisa membawa baju dan celana yang menyerap keringat dan mudah dikeringkan. Hal ini akan memudahkan Anda jika pakaian tersebut basah terkena hujan. Bahkan, Anda dapat dengan mudah mencucinya untuk dipakai pada hari lain.

Selanjutnya, bawalah alas kaki, baik sepatu maupun sandal, yang nyaman untuk berjalan kaki. Masing-masing satu pasang sudah cukup untuk melancong ke mancanegara. Untuk menghemat ruang di koper atau tas, Anda bisa membawa handuk kecil, sarung atau kain multifungsi, dan peralatan mandi atau makeup dengan ukuran kecil.

Baca juga: Liburan Jadi Lebih Nyaman, Ini Solusi Tarik Tunai Saat Berada di Luar Negeri

Jangan lupa untuk selalu membawa paspor, payung, botol minum, kacamata hitam, dompet, smartphone, dan obat-obatan di tas tangan atau ransel Anda.

4. Pesan akomodasi secara online

Pandemi Covid-19 mengajarkan masyarakat untuk beralih ke digital. Hampir semua hal kini dapat dilakukan secara online, termasuk memesan akomodasi wisata.

Diberitakan Kompas.com, Rabu (27/4/2022), Asia Pacific Travel Lead for Google Hermione Joye mengatakan bahwa tren perjalanan yang paling terlihat saat dan sesudah pandemi Covid-19 adalah penggunaan teknologi digital.

“Hal ini terlihat dalam proses merancang perjalanan hingga pelaksanaannya, mulai dari mencari ide wisata dari ponsel, meriset dan merencanakan perjalanan, meluangkan waktu mencari promo, hingga melakukan pemesanan perjalanan melalui online,” tuturnya.

Maka dari itu, Anda dapat memanfaatkan hal tersebut dengan baik. Pesanlah tiket pesawat, hotel, tiket wisata, dan sewa mobil secara online. Tidak perlu menunggu sampai di negara tujuan, Anda bisa memesan akomodasi tersebut jauh hari sebelum melakukan perjalanan.

Dengan demikian, sesampainya di tempat tujuan, Anda dapat dengan mudah menikmati akomodasi pesanan tersebut. Selain itu, memesan secara online juga meminimalisasi kontak fisik dan Anda pun dapat menjaga jarak dengan orang lain.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Dilakukan pada Kulkas Sebelum Pergi Liburan

5. Siapkan alat pembayaran yang simpel

Tips terakhir untuk melakukan perjalanan wisata ke luar negeri tanpa ribet adalah menyiapkan alat pembayaran yang simpel.

Pada umumnya, wisatawan akan menukarkan sejumlah uang dengan mata uang negara tujuan sebelum keberangkatan. Hal ini merupakan cara paling mudah untuk bertransaksi di luar negeri.

Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, pembayaran contactless atau nirsentuh telah menjadi metode pembayaran yang jamak dilakukan di banyak negara di seluruh dunia.

Berdasarkan Visa Annual Report 2021, sebanyak 90 persen dari semua transaksi tatap muka menggunakan Visa di 20 negara telah menggunakan pembayaran nirsentuh. Kemudian, 70 persen transaksi di seluruh dunia, kecuali AS, sudah mengadopsi pembayaran nirsentuh.

Riko menjelaskan, pandemi telah meningkatkan kesadaran konsumen akan pentingnya kesehatan dan keselamatan. Hal ini pun mendorong mereka mencari cara-cara baru untuk memastikan pengalaman minim sentuhan saat beraktivitas di luar rumah.

Tap to pay tidak hanya menyediakan cara membayar yang cepat, aman, nyaman, dan inovatif, tetapi juga menjadi fondasi gaya hidup contactless yang semakin digemari dan akan terus ada bahkan di pascapandemi,” ujarnya.

Baca juga: Jadi Tren, Berikut 5 Cara Pengadopsian Gaya Hidup Nirsentuh

Adapun pembayaran nirsentuh menjadi salah satu cara mengurangi kontak dengan uang tunai atau slip pembayaran yang dapat menjadi penularan virus atau bakteri. Jadi, dengan menempelkan kartu kredit pada sebuah mesin khusus, pengguna dapat melakukan transaksi di luar negeri tanpa perlu khawatir tertular karena harus menekan tombol pada mesin.

Selain itu, dengan pembayaran nirsentuh di luar negeri, Anda tidak perlu repot menukarkan uang dan menghitung kembalian saat bertransaksi. Mudah dan simpel, bukan?

Itulah lima tips perjalanan wisata antiribet yang dapat Anda ikuti pada liburan berikutnya. Dengan kelima tips tersebut, perjalanan wisata pascapandemi Covid-19 pun akan terasa lebih nyaman dan aman.

Berbicara mengenai pembayaran nirsentuh, pemegang kartu kredit bertanda contactless Visa juga dapat melakukan transaksi nirsentuh di Indonesia dan luar negeri.

Pemegang kartu kredit contactless Visa di Indonesia dapat bertransaksi hanya dengan sekali tap, tanpa kartu berpindah tangan dan tanpa memasukkan PIN untuk nominal transaksi hingga Rp 1 juta.

Kartu kredit contactless Visa dapat digunakan untuk membayar belanja di supermarket, makan di restoran, membeli kebutuhan di toko serba ada, dan juga dapat digunakan untuk bertransaksi saat perjalanan di luar negeri.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai penggunaan kartu kredit Visa nirsentuh, silakan klik tautan ini.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.