Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/01/2023, 11:35 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Sejalan dengan perkembangan teknologi, sejumlah maskapai penerbangan telah menyediakan layanan wifi di pesawat atau wifi on board. Jadi, penumpang masih bisa mengakses internet selama penerbangan. 

Melansir Simple Flying, layanan wifi di pesawat pertama kali diperkenalkan oleh pabrikan pesawat Boeing, yakni Connexion by Boeing sekitar 20 tahun lalu.

Baca juga: Catat, Daftar Barang yang Tidak Boleh Masuk Bagasi Pesawat

Layanan wifi dalam pesawat diuji pertama kali oleh maskapai penerbangan Lufthansa dan British Airways.

Setelah memperoleh persetujuan operasi layanan dari Federal Communications Commission di AS, internet Connexion by Boeing pertama kali digunakan pada 747 penerbangan British Airways dan Lufthansa pada 2003.

Saat ini, banyak maskapai telah menyediakan layanan wifi di pesawat baik berbayar maupun gratis.

Baca juga: Fenomena Tiket Pesawat Murah, Apa Benar Turun Harga?

Cara kerja wifi di pesawat 

Mungkin, sebagian dari kita masih bertanya-tanya bagaimana cara kerja wifi di ketinggian mencapai 35.000 kaki?

Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan, layanan wifi dapat digunakan saat pesawat sudah berada pada ketinggian tertentu.

Wifi on board dapat digunakan ketika pesawat sudah pada ketinggian aman atau stabil dan akan dimatikan saat pesawat akan mendarat,” terangnya kepada Kompas.com, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: 7 Tips Dapat Tiket Pesawat Murah, Cari Waktu yang Tepat untuk Memesan

Ilustrasi penumpang pesawatShutterstock Ilustrasi penumpang pesawat

Melansir Simple Flying, cara kerja wifi di pesawat terbagi menjadi dua sistem yakni sistem berbasis darat (air to ground/ATG) dan satelit.

Dengan menggunakan sistem berbasis darat, maka pesawat diubah menjadi hotspot wifi. Armada pesawat yang memiliki layanan ini, dilengkapi dengan antena di bagian bawah badan pesawat.

Saat pesawat mengudara, maka antena tersebut mencari pemancar paling bagus sehingga penumpang bisa terhubung dengan jaringan internet.

Baca juga: Naik Pesawat Bikin Mudah Lelah? Ternyata Ini Sebabnya

Kekurangan dari sistem ini adalah jaringan internet akan terputus ketika pesawat melintas di atas air, seperti samudera dan laut.

Oleh sebab itu, maskapai penerbangan juga melengkapi armada pesawatnya dengan layanan wifi berbasis satelit.

Agar terhubung ke satelit yang mengorbit, maka pesawat harus dilengkapi dengan antena di bagian atas pesawat. Antena ini terhubung dengan satelit terdekat, yang menyampaikan informasi antara pesawat dan darat.

Selanjutnya, router di pesawat mendistribusikan sinyal ke seluruh kabin.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+