Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/01/2023, 09:05 WIB

KOMPAS.com- Bali kembali mendapat penghargaan tingkat dunia.

Kali ini, Pulau Dewata dinobatkan sebagai destinasi terpopuler kedua di dunia 2023 dalam situs perjalanan TripAdvisor

Baca juga: 25 Destinasi Wisata Terpopuler Dunia 2023 Versi TripAdvisor, Ada Bali

Merespons hal itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan apresiasi sekaligus menyampaikan bahwa Bali bisa menjadi pendorong bagi destinasi wisata Indonesia lainnya.

“Di sini Bali juga bisa menjadi pengumpan bagi 5 DSP (Destinasi Super Prioritas) lainnya. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri. Kita berharap ke depannya berkembang destinasi lain di Indonesia selain Bali".

Demikian disampaikan Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang digelar hybrid pada Selasa (24/1/2023). 

Baca juga:

Lebih lanjut, ia mengatakan, destinasi selain Pulau Dewata diharapkan bisa masuk list sebagai destinasi terpopuler untuk berlibur, dalam lima tahun mendatang.

"Mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan, DSP kita ada yang masuk daftar top 10 ini," imbuhnya.

Bali masih jadi top of mind wisatawan

Mulut Gua Gajah.Indonesia Travel Mulut Gua Gajah.

Melalui penghargaan tahunan TripAdvisor yaitu Travelers’ Choice Award for Destinations, Bali berhasil mengungguli London di posisi ketiga dan Paris di posisi kelima.

“Bali naik dua peringkat, dari peringkat keempat pada tahun 2022 menjadi peringkat kedua pada tahun 2023 berhasil mengalahkan London di peringkat ketiga dan Paris di peringkat kelima," ujar Sandiaga. 

Baca juga: 10 Wisata Bedugul Bali, Banyak Spot Foto Instagramable  

Menparekraf menyebutkan, indikator penilaian Travelers' Choice Award for Destinations berdasarkan pada kualitas dan kuantitas ulasan selama periode November 2021-Oktober 2022.

Selain peringkat global, ada juga subkategori akomodasi, restoran, dan hal menarik lainnya yang bisa dilakukan di tempat wisata.

Baca juga: 10 Tempat Beli Oleh-oleh di Bali, Tawarkan Produk Lengkap 

Ia mengungkapkan, Bali masih menjadi top of mind wisatawan dan sangat cocok untuk menjadi tempat healing bagi wisatawan dalam negeri tanpa perlu jauh-jauh ke negara lain.

"Jadi kalau mau healing, buat apa jauh-jauh ke luar negeri. Cukup ke Bali untuk menikmati healing, benerin feeling, sekaligus refreshing, yang tidak bikin kantong kering apalagi kepala pening," tuturnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+