Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sandiaga: Pedoman Wisata Aman Bencana Penting untuk Semua Daerah

Kompas.com - 07/03/2023, 13:31 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pengembangan pedoman destinasi pariwisata aman bencana di Indonesia.

"Buat saya ini non-negotiable, kita harus mampu menghadirkan pedoman (pariwisata aman bencana) yang world class (kelas dunia)," kata Sandi di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Baca juga:

Lebih lanjut, Sandiaga nengatakan bahwa meskipun ada potensi bencana saat berwisata di Indonesia, diharapkan pariwisata di Indonesia tetap berjalan dengan aman dan nyaman.

Pedoman wisata aman bencana ini direncanakan tidak hanya dikembangkan di lima destinasi wisata super prioritas, tetapi juga dikembangkan hingga ke semua desa wisata di Indonesia.

Penyusunan pedoman wisata aman bencana ini melibatkan beberapa pihak terkait, termasukDeputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur (Kemenparekraf) Frans Teguh serta Direktur Tata Kelola Destinasi Indra Ni Tua.

Kemudian ada Founder dan Principal Cerdas Antisipasi Risiko Bencana Indonesia (CARI!) dan Researcher di Kobe University Mizan B.F.Bisri, serta melibatkan Kepala Disaster Risk Reduction Universitas Indonesia Fatma Lestari.

"Potensi bencana ini sangat berdampak pada pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Fatma.

Baca juga:

Tahap penyusunan pedoman

Dalam penyusunan pedoman ini, Fatma mengatakan ada dua hal yang menjadi fokus para peneliti.

Pertama, mengetahui risiko yang ada di destinasi wisata dan desa wisata.

Panatapan Tele, Gunung Pusuk Buhit, Danau Toba, Samosir, Sumatra Utara, IndonesiaSHUTTERSTOCK/P WILSON Panatapan Tele, Gunung Pusuk Buhit, Danau Toba, Samosir, Sumatra Utara, Indonesia

Kedua, meningkatkan ketangguhan dan membangkitkan masyarakat agar mempersiapkan diri terhadap bencana yang akan terjadi.

Sementara Bisri mengatakan bahwa pedoman wisata aman bencana ini dilakukan guna mencapai keberlangsungan pariwisata di destinasi super prioritas dan memastikan resiko bencana dapat diantisipasi dengan basis pengetahuan.

"Kita dapat mempertahankan keberlangsungan usaha mata rantai sektor pariwisata di destinasi super prioritas agar terus menjadi bangsa yang tangguh," kata Bisri.

Baca juga:

Frans mengatakan bahwa penyusunan pedoman wisata aman bencana dilakukan sesuai dengan visi misi pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, Frans mengatakan bahwa pentingnya menghadirkan pariwisata yang aman, ramah, nyaman, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan.

"Ini sesuatu yang sangat penting, karena sekarang situasi sedang banyak bencana, jadi kita menyiapkan dan memastikan pengunjung mendapatkan pengalaman (wisata) yang aman dan optimal," kata Frans dalam acara Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (6/3/2023).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dubai Dilanda Badai, Penerbangan Ditunda dan Dialihkan

Dubai Dilanda Badai, Penerbangan Ditunda dan Dialihkan

Travel Update
Banten Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan pada Lebaran 2024, Belum Capai Target

Banten Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan pada Lebaran 2024, Belum Capai Target

Travel Update
Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Capai Rp 369,8 Triliun Selama Lebaran

Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Capai Rp 369,8 Triliun Selama Lebaran

Travel Update
Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Jalan Jalan
Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Travel Update
350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

Travel Update
5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Travel Update
Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Jalan Jalan
Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Travel Tips
Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Travel Tips
Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Travel Update
Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com