Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/11/2023, 20:09 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Sumber Xinhuanet

KOMPAS.com - Kemacetan lalu lintas terjadi di hub pariwisata Turkiye, Antalya yang diprediksi menyambut hingga 16 juta turis tahun ini.

Adapun angka itu sekaligus mencatatkan rekor kunjungan turis di daerah tersebut.

Masalah kemacetan lalu lintas menjadi salah satu komplain yang paling banyak diterima pemerintah setempat dari turis asing sehingga mengurangi kenyamanan mereka dalam menikmati atraksi di destinasi tersebut, seperti berjemur, bermain di pantai, dan bersantai di resor.

Baca juga: Yen dan Lira Melemah, Liburan ke Jepang dan Turkiye Bisa Lebih Murah

Adapun Kepala Kelompok Kerja Pariwisata Dewan Kota Antalya, Recep Yavuz mengatakan, para turis yang terjebak macet tersebut terpaksa menghabiskan lebih banyak waktu dalam perjalanan dari bandara ke hotel atau perjalanan wisatanya.

Situasi ini paling parah terjadi saat musim puncak liburan, yakni antara Mei dan September.

"Ketidakpuasan turis adalah karena mereka merasa menghabiskan waktu liburan seharian untuk berada di jalanan akibat macet," katanya, seperti dikutip dari Xinhua.

Keterbatasan infrastruktur

Seorang operator tur di Antalya, Selim Yener mengaitkan masalah lalu lintas ini dengan tingginya angka turis yang tidak dibarengi dukungan infrastruktur memadai ketika menghadapi lonjakan jumlah bus wisata.

Baca juga: 5 Fakta Masjid Tertua yang Hancur akibat Gempa Turkiye, Pernah Jadi Gereja

Salah satu solusi kemacetan yang mengemuka adalah memperluas kapasitas infrastruktur transportasi untuk menangani lebih banyak wisatawan.

Kepadatan kendaraan terjadi di sebuah jalan di Antalya, Turkiye, (14/11/2023).XINHUA/MUSTAFA KAYA Kepadatan kendaraan terjadi di sebuah jalan di Antalya, Turkiye, (14/11/2023).

Bandara Antalya, misalnya, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di Turkiye, kini sedang direnovasi dan diperluas demi melipatgandakan kapasitasnya dari 40 juta penumpang menjadi 80 juta penumpang per tahun.

Renovasi ini diperkirakan rampung pada Januari 2025, termasuk konstruksi landasan baru, bangunan terminal, dan fasilitas kargo.

Baca juga: 10 Tradisi Ramadhan di Turkiye, Ada yang Mirip dengan Indonesia 

Selain itu, Penasihat Ketua Asosiasi Agen Perjalanan Turkiye, Hamit Kuk mengatakan, pemerintah pusat dan setempat juga harus meningkatkan alokasi dana untuk modernisasi infrastruktur jalan di provinsi tersebut pada tahun-tahun mendatang.

Hal itu dianggap mendesak karena berkaitan dengan industri pariwisata negara di destinasi terpadat kelima di Turkiye yang mengundang sekitar 20 juta wisatawan tersebut.

@kompastravel

Jangan coba-coba buat pakai barang ini di pesawat ya ?? #Pesawat #BarangPesawat #LaranganPesawat #NaikPesawat #TiketPesawat #LaranganBarangPesawat

? Sunroof - Nicky Youre & dazy
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Xinhuanet
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com