Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Bahan dan Doa Wajib dalam Hidangan Imlek "Yu Sheng"

Kompas.com - 12/01/2017, 13:03 WIB
Silvita Agmasari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari raya akan lebih menyenangkan jika dihabiskan bersama orang-orang terdekat. Bagi Anda yang merayakan Tahun Baru China alias Imlek, tak ada salahnya membuat hidangan yu sheng.

"Yu sheng itu makanan khas di Singapura, bukan di Indonesia. Kalau di Indonesia makannya bandeng. Memang seperti salad, pakai sayur dan ikan," kata Guru Besar Program Studi China Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Hermina Sutami saat dihubungi KompasTravel di Jakarta, Kamis (21/1/2016).

BACA JUGA: Panduan Lengkap Menyantap Yu Sheng Saat Rayakan Imlek

Untuk membuat yu sheng di rumah sebenanrya tak begitu sulit, sebab rata-rata bahan yu sheng adalah mentah alias tak perlu diolah. Hal yang patut diperhatikan jutsru penggunaan bahan karena masing-masing bahan makanan memiliki filosofi yang mewakili kemakmuran, nasib baik, dan pengharapan rezeki.
 
Berikut adalah 9 bahan makanan untuk membuat yu sheng beserta artinya lewat keterangan yang KompasTravel terima dari restoran Din Tai Fung. Siapa tau menginspirasi Anda untuk membuatnya sendiri:
 
1. Ikan
Ikan yang digunakan untuk membuat yu sheng bisa daging ikan salmon atau tuna mentah yang segar. Doa yang disebutkan adalah "Nian Nian You Yu" atau sepanjang tahun berkelimpahan rezeki. 
 
2. Biji wijen
Biji wijen yang digunakan adalah biji wijen sangrai, dengan doa yang dipanjatkan "Sheng yi xing long" yang artinya bisnis yang berjalan baik. Biji wijen sendiri adalah simbol dari bisnis yang terus berkembang.
 
3. Kacang tanah
Cacahan kacang tanah melambangkan rumah tangga yang dipenuhi emas dan perak dengan doa "Jin Yin Man Wu".
 
4. Lobak putih
Lobak putih dapat diparut atau diiris tipis. Lobak melambangkan kemajuan yang siginfikan khususnya dalam pekerjaan mendapat promosi dengan doa "Feng Sheng Shui Qi, Bu bu gao sheng".
 
5. Wortel
Sama seperti lobak, wortel juga diparut atau diiris tipis. Wortel adalah lambang dari berkah atau nasib baik dengan doa yang dipanjatkan, "Hong yun dang taou."
 
6. Lobak hijau
Bahan ini melambangkan usia muda dan diolah dengan cara yang sama seperti lobak putih juga wortel. "Qing Chun Chang Zhu" adalah doa yang dipanjatkan agar selalu muda.
 
7. Minyak wijen
"Yi ben wan li, cai yuan guang jin" yang artinya adalah keuntungan yang belipat ganda dan sumber kekayaan yang berlimpah. Minyak wijen melambangkan rezeki yang terus mengalir.
 
8. Jeruk bali atau jus lemon
Jeruk bali dan jus lemon disirimkan ke ikan yang melambangkan menambah keberuntungan dan nilai yang berharga dengan doa "Da ji da li."
 
9. Keripik
Bisa juga digantikan kulit pangsit goreng sebagai harapan dari bantal emas atau lambang dari emas yang berkelimpahan dengan doa "Man di huang jin".
 
Sebagai tambahan bahan di atas, umumnya ditambahkan sari buah plum, lada putih, minyak zaitun, wijen panggang, dan kayu manis bubuk untuk menambah nikamt rasa yu sheng.
 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

6 Taman untuk Piknik di Jakarta, Liburan Hemat Bujet

Jalan Jalan
7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

7 Taman Gratis di Yogyakarta, Datang Sore Hari Saat Tidak Terik

Jalan Jalan
Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Istana Kepresidenan Yogyakarta Dibuka untuk Umum, Simak Caranya

Travel Update
Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Jadwal Kereta Cepat Whoosh Mei 2024

Travel Update
Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Cara Berkunjung ke Museum Batik Indonesia, Masuknya Gratis

Travel Tips
Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Amsterdam Ambil Langkah Tegas untuk Atasi Dampak Negatif Overtourism

Travel Update
Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2024 di Borobudur, Ada Bhikku Thudong hingga Pelepasan Lampion

Travel Update
Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Destinasi Wisata Rawan Copet di Eropa, Ternyata Ada Italia

Jalan Jalan
Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Travel Update
KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah 8 Perjalanan Saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Simak Jadwalnya

Travel Update
Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Kekeringan Parah Ancam Sejumlah Destinasi Wisata Populer di Thailand

Travel Update
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Naik

Travel Update
Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Bangka Bonsai Festival Digelar Sepekan di Museum Timah Indonesia

Travel Update
Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Cara ke Tebing Keraton Bandung Pakai Angkot, Turun di Tahura

Jalan Jalan
Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Kemenparekraf Dorong Parekraf di Bogor Lewat FIFTY, Ada Bantuan Modal

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com