Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kuliner Bebalung Kuda Masteng Khas Lombok Dipercaya Menambah Stamina

Di sini tersedia menu bebalung kuda, yang dipercaya bisa menambah stamina.

Bebalung merupakan sup tulang khas Lombok, yang memiliki cita rasa kuah yang gurih dengan dagingnya yang lembut.

Umumnya, bebalung diolah menggunakan iga dan tulang sapi yang dimasak bersama bumbu dan rempah-rempah.

Tetapi di warung ini, bebalung yang disajikan berbeda karena menggunakan iga dan tulang kuda.

Selain bebalung kuda, Rumah Makan Masteng juga menyediakan sate kuda.

Cukup merogoh kocek Rp 25.000, kita bisa menikmati semangkuk bebalung kuda. Untuk seporsi sate kuda, cukup membayar Rp 20.000 saja.

Khaeriah, generasi kedua penerus Rumah Makan Masteng menuturkan, rumah makan bebalung kuda Masteng dirintis orang tuanya yaitu H Muhsin sejak 30 tahun silam. Usaha tersebut kemudian dilanjutkan sampai sekarang.

Tidak hanya warga seputar Lombok yang menjadi pelanggan rumah makan satu ini, warga dari luar daerah dan beberapa wisatawan asing pun kerap mampir untuk mencicipi bebalung dan sate kuda ala Masteng.

Dalam sehari, Khaeriah bisa menghabiskan hingga 60 kilogram tulang dan daging kuda.

"Kata orang yang beli, lebih sehat makan bebalung kuda. Lebih kuat katanya," kata Khaeriah.

Selain untuk penambah stamina, makanan ini juga diyakini warga sebagai obat penyakit malaria. "Banyak orang cari untuk obat malaria," ungkap Khaeriah.

Berbeda dengan daging sapi, daging kuda memiliki tekstur serat lebih besar. Lemak pada daging kuda lebih sedikit jika dibandingkan dengan daging sapi.

Untuk mengolahnya, dibutuhkan bumbu dan rempah dengan porsi lebih banyak agar memperoleh cita rasa yang nikmat.

Selain bebalung kuda, sate kuda di rumah makan ini juga tak kalah peminat. Satu porsi sate kuda disajikan bersama sambal kacang, menjadi pilihan lain para pembeli.

Bagi masyarakat, mengonsumsi masakan berbahan baku daging kuda terdengar tidak lazim. Namun bagi pelanggan setia Rumah Makan Masteng, makan bebalung atau sate kuda diyakini bisa menambah stamina.

Awaludin, salah seorang pelanggan mengaku, selain mengenyangkan bebalung kuda juga sebagai penambah stamina.

Sehabis makan bebalung kuda, ia merasa kepercayaan dirinya sebagai lelaki bertambah.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan itu menjadikan bebalung kuda sebagai makanan favorit. Tapi ia baru bisa mencicipnya kalau datang ke Mataram, sebab pedagang bebalung kuda masih sangat jarang.

"Saya kalau ke Mataram pasti mampir ke sini (RM Masteng)," katanya.

Soal rasa daging kuda, menurutnya, tergantung cara mengolah dan racikan bumbu yang digunakan. Tapi yang membedakan daging kuda dengan daging lainnya adalah tekstur.

Daging sapi lebih empuk, jika dibandingkan daging kuda yang agak keras.

Berbeda dengan daging sapi yang terasa panas, kalau dimakan dalam jumlah banyak. Daging kuda lebih cepat terasa panas di badan.

Pet Jonggat, rekan Awaludin juga mengaku hal yang sama. Mereka sama-sama penyuka daging kuda. Karena daging kuda jarang dijual, mereka biasanya membeli secara patungan satu ekor kuda yang khusus untuk disembelih.

Meski sebagian masyarakat tidak doyan karena daging kuda dianggap tidak lazim untuk dikonsumsi, mereka justru tertantang. Menurutnya, daging kuda lebih bagus dibandingkan sapi. Apalagi jika disantap bersama-sama.

"Sensasinya berbeda karena ada panasnya," tutupnya.

https://travel.kompas.com/read/2019/02/01/082000027/kuliner-bebalung-kuda-masteng-khas-lombok-dipercaya-menambah-stamina

Terkini Lainnya

Rute Menuju ke Jungwok Blue Ocean Gunungkidul, Yogyakarta

Rute Menuju ke Jungwok Blue Ocean Gunungkidul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Segara Kerthi Diperkenalkan ke Delegasi World Water Forum di Bali, Apa Itu?

Segara Kerthi Diperkenalkan ke Delegasi World Water Forum di Bali, Apa Itu?

Travel Update
Sederet Aktivitas Seru di Jungwok Blue Ocean, Tak Hanya Bisa Foto

Sederet Aktivitas Seru di Jungwok Blue Ocean, Tak Hanya Bisa Foto

Jalan Jalan
Kering Sejak Maret 2024, Waduk Rajui Jadi Spot Instagramable di Aceh

Kering Sejak Maret 2024, Waduk Rajui Jadi Spot Instagramable di Aceh

Travel Update
Arab Saudi Targetkan Lebih dari 2 Juta Kunjungan Turis Indonesia pada 2024

Arab Saudi Targetkan Lebih dari 2 Juta Kunjungan Turis Indonesia pada 2024

Travel Update
7 Hotel Dekat Stasiun Gambir, Mulai Rp 125.000

7 Hotel Dekat Stasiun Gambir, Mulai Rp 125.000

Travel Update
Wisata ke Arab Saudi Kini Bisa Pakai Visa Umrah

Wisata ke Arab Saudi Kini Bisa Pakai Visa Umrah

Travel Update
Promo Pameran Saudi Tourism Authority, Diskon Umrah hingga Rp 3 Juta

Promo Pameran Saudi Tourism Authority, Diskon Umrah hingga Rp 3 Juta

Travel Update
Wisatawan Nekat Kunjungi Tangga Haiku di Hawaii meski Sudah Ditutup

Wisatawan Nekat Kunjungi Tangga Haiku di Hawaii meski Sudah Ditutup

Travel Update
P'Narach Food and View, Resto dengan Konsep Unik di Kabupaten Semarang

P'Narach Food and View, Resto dengan Konsep Unik di Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
Bandara di Jepang Ini Tidak Pernah Kehilangan Bagasi Selama 30 Tahun

Bandara di Jepang Ini Tidak Pernah Kehilangan Bagasi Selama 30 Tahun

Travel Update
Air Terjun Dolo: Pesona Alam Lereng Gunung Wilis di Kabupaten Kediri

Air Terjun Dolo: Pesona Alam Lereng Gunung Wilis di Kabupaten Kediri

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata Dekat Simpang Lima Semarang, Bukan Cuma Lawang Sewu

5 Tempat Wisata Dekat Simpang Lima Semarang, Bukan Cuma Lawang Sewu

Jalan Jalan
25 Hotel Terbaik di Dunia 2024 Versi TripAdvisor, Ada dari Indonesia

25 Hotel Terbaik di Dunia 2024 Versi TripAdvisor, Ada dari Indonesia

Hotel Story
Barang yang Paling Sering Ditinggal Wisatawan di Bandara, Apa Saja?

Barang yang Paling Sering Ditinggal Wisatawan di Bandara, Apa Saja?

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke