Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Tempat Nikmati Pertunjukan Seni Tradional di Banyuwangi

KOMPAS.com - Banyuwangi menjadi salah satu daerah diujung timur Pulau Jawa yang menarik perhatian banyak wisatawan. Selain punya beragam wisata alam, kesenian dan budaya Banyuwangi juga jadi unggulan.

Mulai dari seni musik, tari, hingga pertunjukkan, semua bisa menjadi hiburan sekaligus sarana pembelajaran budaya.

Berikut ini adalah 4 tempat wisatawan bisa menyaksikan budaya dan pertunjukan seni tradisional di Banyuwangi.

1. Taman Gandrung Terakota

Objek wisata ini terletak di Krajan, Tamansari, Licin. Taman Gandrung Terakota menjadi salah satu tempat wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan seni tradisional Banyuwangi.

"Sabtu dan Minggu siang ada pertunjukan Tari Gandrung dengan audio. Satu bulan sekali ada live Sendratari Meras Gandrung," tutur Aekanu Hariyono, budayawan Banyuwangi, saat dihubungi Kompas.com, pada Selasa (10/8/2021).

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat ratusan patung penari gandrung yang tersebar di area persawahan.

2. Waroeng Kemarang

Waroeng Kemarang terletak di Perkebunan Kalibendo kilometer 5, Dusun Wonosari, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah.

Tempat wisata kuliner ini menyediakan beragam sajian khas Osing dan hiburan tradisional, seperti angklung paglak, rumah adat Osing, dan alat musik tradisional Suku Osing.

"Tiap Sabtu malam ada pertunjukkan live (tari) Gandrung," ujar Aekanu.

Selain menyaksikan kesenian tradisional Banyuwangi, pengunjung juga bisa menjumpai aneka oleh-oleh dan suvenir khas Suku Osing di tempat ini.

3. Sawah Art Space

Sesuai dengan namanya, tempat ini berlokasi di area persawahan Dusun Krajan, Olehsari, Glagah.

Sawah Art Space merupakan tempat pembelajaran budaya Banyuwangi yang didirikan Komunitas adat Osing Banyuwangi.

Pengunjung bisa melihat kegiatan pembelajaran adat, seperti tari dan lain-lain setiap Minggu. Pengunjung juga bisa menyaksikan Barong Osing dan Tari Gandrung di are persawahan.

"Wisatawan bisa melihat atau ikut memasak pecel pitik (ayam) dengan tungku pemanasnya kayu bakarm" ujar Aekanu.

Ia melanjutkan, tiap Minggu dan Kamis sore wisatawan bisa ikuti ritual ke petilasan Buyut Cili (pendiri desa) dengan menu khusus (berupa) tumpeng pitik (ayam) dengan berjalan dulu menyusuri pematang sawah.

4. Sanggar Genjah Arum

Sanggar Genjah Arum terletak di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Wisatawan dapat mengunjungi sanggar ini dengan melakukan reservasi terlebih dahulu.

Dilansir dari situs resmi Sanggar Genjah Arum, nama tempat ini berasal dari salah satu varietas padi yang banyak ditanam di Banyuwangi. Sanggar ini dibangun dengan mempertahankan nuansa asli Suku Osing Banyuwangi.

"Sanggar Genjah Arum merepresentasi budaya Osing dengan Kopai Osingnya," pungkas Aekanu.

Bagi kamu yang berniat mengunjungi objek wisata tersebut setelah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berakhir, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan.

Tetap pakai masker, jaga jarak, jauhi kerumunan, dan cuci pakai menggunakan sabun. Jangan lupa pula untuk segera melakukan vaksinasi.

https://travel.kompas.com/read/2021/08/14/131941227/4-tempat-nikmati-pertunjukan-seni-tradional-di-banyuwangi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke