Pantai Klayar, Taman Bumi nan Eksotik

Kompas.com - 14/12/2013, 09:33 WIB
Salah satu sudut Pantai Klayar di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata andalan yang diusulkan menjadi taman bumi dunia. KOMPAS/RUNIK SRI ASTUTISalah satu sudut Pantai Klayar di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Pantai ini merupakan salah satu tujuan wisata andalan yang diusulkan menjadi taman bumi dunia.
EditorI Made Asdhiana
KABUPATEN Pacitan, Jawa Timur, tak hanya tersohor dengan goanya yang menawan. Daerah di ujung barat provinsi ini juga kaya akan pantai yang cantik dan eksotik seperti Pantai Klayar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu hanyalah sedikit orang yang pernah berkunjung ke sana.

Jarum jam menunjuk hampir pukul 16.00, tetapi terik matahari masih panas menyengat kulit. Beruntung, langit berwarna biru, berpadu dengan Samudra Indonesia yang membiru di selatan Jawa Timur, sehingga sejauh mata memandang terlihat sejuk.

Hamparan pasir putih bersih seperti karpet yang digelar di tepi pantai tampak menggoda. Sulit rasanya menahan hasrat untuk tidak menjejakkan kaki. Berlari mengejar ombak sejernih kristal putih yang tak lelah menggapai pantai meski kerap terbentur batu karang.

Pantai Klayar terletak 45 kilometer ke arah barat dari Kabupaten Pacitan, tepatnya di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo. Pantai ini bisa ditempuh dari Solo dan Yogyakarta. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar dua jam.

Tidak ada kendaraan umum. Perjalanan mengandalkan kendaraan pribadi. Jalan beraspal, tapi banyak lubang di sana sini. Pengemudi tak boleh lalai. Jalan menuju Pantai Klayar relatif sempit, berkelok, melewati tanjakan dan turunan tajam. Kerap pandangan mata pengemudi tak bebas karena tanjakan yang dilalui hampir mencapai sudut 90 derajat.

Namun, perjalanan yang menantang itu justru dapat memacu adrenalin dan menjadi sensasi tersendiri bagi mereka yang suka petualangan. Sepanjang jalan tersaji pemandangan alam perbukitan cantik dan hijau. Suasana kehidupan pedesaan yang tradisional bersanding mesra dengan alam yang perawan sehingga bisa menyegarkan mata dan pikiran.

Penjaga Pantai Klayar, Wakimin, mengatakan, pantai ini tak pernah sepi. Selalu ada turis yang datang menikmati pantai yang menawarkan beragam pesona unik dan eksotik ini. ”Memang kalau hari biasa pengunjung tidak seramai akhir pekan atau hari libur. Namun, tidak juga sepi, selalu ada orang datang ke pantai entah berdua atau berombongan,” ujarnya.

Gugusan batu karang

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pacitan Eny Setyowati mengatakan, pengunjung Pantai Klayar sekitar 600.000 orang per tahun. Itu meliputi 100.000 turis asing dan 500.000 wisatawan Nusantara. ”Pantai ini merupakan salah satu obyek wisata andalan di Pacitan bersama dengan Goa Gong. Kedua tempat wisata itu satu paket yang dikunjungi wisatawan,” katanya.

Pantai Klayar juga memiliki gugusan batu karang. Ini seperti taman bumi. Pengunjung yang baru pertama datang ke Klayar silakan naik ke gugusan batu karang. Ibarat gardu pandang, dari tempat itu terlihat pemandangan keseluruhan Pantai Klayar yang menawan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X