Kompas.com - 01/09/2014, 18:12 WIB
Pemandangan Pulau Lengkuas dengan daya tarik mercusuar tua di Belitung, Jumat (15/4/2011). Pulau Belitung terkenal dengan keindahan lokasi wisata pantai pasir putih berbatu granit artistik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPemandangan Pulau Lengkuas dengan daya tarik mercusuar tua di Belitung, Jumat (15/4/2011). Pulau Belitung terkenal dengan keindahan lokasi wisata pantai pasir putih berbatu granit artistik.
|
EditorI Made Asdhiana
HAMPARAN pasir putih dan birunya laut seperti selalu memanggil siapa pun yang pernah menyambangi Tanjung Pandan, Belitong, Provinsi Bangka Belitung untuk kembali. Begitu pun bagi mereka yang baru berencana untuk berwisata, “Negeri Laskar Pelangi” ini pastilah menjadi salah satu opsi destinasi.

Agar perjalanan wisata Anda bersama keluarga, atau teman lebih sempurna, berikut Kompas.com sajikan ulasan mengenai lima hal yang sayang Anda lewatkan saat berkunjung ke Belitong.

Kopi Manggar

Meskipun berasal dari Manggar, kopi Manggar tak hanya bisa Anda temui di Beltim, sebutan penduduk lokal untuk Belitung Timur. Di Tanjung Pandan, Belitong, Anda pun akan dimanjakan banyak warung kopi yang menjual racikan khas kopi jenis Robusta ini. Salah satu warung kopi yang penulis sambangi ada di Pulau Kepayang, sebuah pulau konservasi Penyu Sisik.

Tidak ada barista profesional di warung kopi itu. Hanya Arso dan dua orang rekannya yang setia menyajikan kopi yang diracik dengan teknik saring-menyaring itu. Kopi O, begitu orang Belitong menyebut kopi pahit tanpa gula. Dan kopi saja, jika Anda ingin memesan kopi dengan campuran gula, susu, atau creamer.

Sembari menuangkan kopi dari cerek ke bejana yang lebih kecil, Asro bercerita. “Untuk membuat kopi O ini, sekitar 500 gram kopi direbus di dalam cerek, dan sebanyak 20 sendok makan (sekitar 200 gram) dimasukkan ke dalam wadah kecil (dari aluminium),” ucap Asro.

KOMPAS/PRIYOMBODO Warung Kopi Manggar di Provinsi Bangka Belitung.
Setiap kali ada pesanan, Asro menuangkan kopi dari cerek ke bejana yang juga berisi kopi. Di dalam kedua wadah itu masing-masing sudah ada saringan yang terbuat dari kain. Begitu berulang-ulang, sehingga kopi terakhir yang dituangkan ke dalam cangkir pun halus tanpa ampas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kopi di dalam cerek dan wadah ini nanti diganti tiap kali warnanya sudah tidak hitam pekat, atau sudah berwarna cokelat seperti teh. Lalu, kita tuang bubuk kopi yang baru,” imbuh Asro.

Secangkir Kopi O biasa dijual di warung-warung pinggir jalan dengan harga Rp 5.000 per cangkir. Di warung-warung yang agak elit, Kopi O dibanderol masih cukup murah antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per cangkir. Lain lagi di hotel dan restoran, secangkir Kopi O bisa Anda nikmati dengan merogoh kocek sekira Rp 25.000 hingga Rp 35.000 per cangkir, tergantung bintang dan kelas restoran.

Pulau Langkuas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Candramaya Pool and Resort, Tempat Wisata Baru Bernuansa Bali di Klaten

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata, Kunjungan ke Kota Batu dan Malang Naik

Travel Update
Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Wisata Gunungkidul Buka, Ribuan Wisatawan Kunjungi Pantai Baron

Travel Update
Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Seluruh Tempat Wisata Bantul Buka, Wisatawan Diimbau Gunakan Transaksi Nontunai

Travel Update
Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Beli Tiket Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai NIK Mulai 26 Oktober 2021

Travel Update
Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

Mau Wisata Sejarah Sambil Menikmati Alam Bawah Laut? Coba Diving Bernuansa Perang Dunia II di Morotai

BrandzView
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Travel Update
Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Panduan Berwisata ke Pos Bloc Jakarta, Jangan Datang Sore

Travel Tips
Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Yogyakarta PPKM Level 2, Taman Pintar Mulai Dikunjungi Wisatawan

Travel Update
5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

5 Aktivitas Wisata di Pos Bloc Jakarta, Santai di Bean Bag sampai Foto-foto

Jalan Jalan
Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Wisata ke Pos Bloc Jakarta, Ada Apa Saja?

Jalan Jalan
3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.