Kompas.com - 14/02/2015, 11:16 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
TERNATE, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) akan mengoptimalkan pengembangan berbagai obyek wisata di Malut, dengan menerapkan berbagai strategi dalam mengembangkan obyek wisata yang ada di daerah tersebut.

Kepada Disbudpar Provinsi Malut Samin Marsaoly di Ternate, Maluku Utara, Jumat (13/2/2015), mengatakan, ada sejumlah obyek wisata yang menjadi perhatian khusus untuk dikembangkan. Selain benteng peninggalan yang ada di Kota Ternate, obyek wisata yang akan dikembangkan dan dipromosikan antara lain, kawasan pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Selatan serta sejumlah kabupaten/kota lainnya di Malut.

"Khusus untuk pengembangan pariwisata di Maluku Utara, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan antara lain, aksesibilitas dan sarana prasarana, bahkan untuk keterjangkauan sebuah objek wisata, menjadi faktor penting bagi perkembangan objek wisata," kata Samin.

Selain itu, kemudahan dalam mencapai lokasi obyek wisata, dapat dilihat dari kelancaran transportasi baik darat, laut maupun udara, dan perbaikan-perbaikan pada ketiga jenis transportasi tersebut, harus dilakukan agar wisatawan yang berkunjung tidak merasa kesulitan.

Oleh karena itu, dalam pengembangan pariwisata di Malut hal yang menjadi prioritas utama adalah pembangunan akses transportasi ke kawasan-kawasan wisata. Selain itu, kata dia, sarana pra-sarana dalam hal ini, semua fasilitas yang memungkinkan perekonomian berjalan dengan lancar, sehingga memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.

Pemprov juga berencana mendirikan Tourist Information Center (TIC) atau pusat informasi untuk wisatawan. TIC ini akan dibangun di setiap pintu masuk menuju Malut, sebagai strategi pemasaran obyek wisata.

Selain itu, strategi yang dibutuhkan dalam pemasaran wisata adalah melihat pasar konsumsi wisatawan, melakukan pemasaran secara terpadu, dan memproduksi obyek wisata sesuai permintaan konsumen.

Strategi lainnya, kata Samin, adalah melakukan pemasaran secara terpadu antara instansi pemerintah, lembaga masyarakat, serta perusahaan pariwisata dengan melakukan beberapa langkah penting.

Selain itu, pihaknya melakukan sosialisasi melalui berbagai media, bahkan teknologi digital yang lebih canggih, dan pengiriman duta wisata ke Bali untuk mengenalkan produk wisata Malut kepada wisatawan asing. Juga membuat buku panduan wisata Provinsi Malut. Serta, melakukan sosialisasi kepada masyarakat Malut, guna menumbuhkan peran sertanya dalam pengembangan pariwisata di Malut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Travel Update
Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.