Kompas.com - 31/08/2015, 20:06 WIB
Penari menyambut kedatangan penerbangan perdana pesawat Citilink di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/1/2014). Citilink mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan rute Jakarta-Semarang (PP), Jakarta-Yogyakarta (PP), Jakarta-Malang (PP), dan Jakarta-Palembang (PP). Pengalihan rute ini untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Selain Citilink, menurut rencana, pada Februari dan Maret ini Garuda Indonesia dan AirAsia juga mengalihkan sejumlah penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma. KOMPAS/HERU SRI KUMOROPenari menyambut kedatangan penerbangan perdana pesawat Citilink di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/1/2014). Citilink mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan rute Jakarta-Semarang (PP), Jakarta-Yogyakarta (PP), Jakarta-Malang (PP), dan Jakarta-Palembang (PP). Pengalihan rute ini untuk mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta. Selain Citilink, menurut rencana, pada Februari dan Maret ini Garuda Indonesia dan AirAsia juga mengalihkan sejumlah penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

PONTIANAK, KOMPAS.com - Maskapai Citilink yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia akan memulai penerbangan perdana ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (1/9/2015) menggunakan armada Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang.

"Tanggal 1 September ini juga bertepatan dengan beberapa rute baru," kata Station Manager Citilink Pontianak Deka Indra, di Pontianak, Minggu (30/8/2015).

Hal ini sebagai upaya memperluas konektivitas antar kota di Indonesia. Citilink juga merambah penerbangan ke Dili, Timor Leste dengan menggandeng Air Timor, perusahaan penerbangan setempat.

Peresmian pembukaan rute-rute baru ini akan dilakukan secara simbolis serentak di tiga kota yaitu Bandung (rute Bandung - Palembang), Pontianak (Jakarta - Pontianak)-Surabaya-Pontianak dan Denpasar (Denpasar - Dili).

Ia melanjutkan, ini merupakan realisasi dari perencanaan tahun sebelumnya guna menjangkau kota-kota besar di wilayah Kalimantan dan Sumatera. Deka Indra menambahkan, pada penerbangan perdana, frekuensinya hanya satu kali dalam sehari.

"Kita mengupayakan 3 rute ini, meliputi Jakarta-Pontianak (PP), Surabaya-Pontianak, Bandung-Palembang (PP), Surabaya-Bandung (PP) tingkat isiannya harapan kita mencapai 100 persen," kata Deka Indra.

Sementara untuk frekuensi penerbangan, penerbangan Palembang - Bandung PP dilakukan satu kali dalam sehari. Jadwal penerbangan dari Palembang pukul 15.15, sedangkan penerbangan dari Bandung pukul 17.05.

Penerbangan Jakarta - Pontianak PP dilakukan satu kali dalam sehari. Jadwal penerbangan dari Jakarta pukul 07.30 dan penerbangan dari Pontianak kembali menuju Jakarta pada pukul 20.00.

Penerbangan Surabaya - Bandung PP dilakukan satu kali dalam sehari. Jadwal penerbangan dari Surabaya pukul 05.25 dan penerbangan dari Bandung pukul 07.25. Penerbangan Pontianak - Surabaya PP dilakukan satu kali dalam sehari. Jadwal penerbangannya dari Pontianak pukul 09.30 dan penerbangan dari Surabaya pukul 17.45. (Teguh Imam Wibowo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.