Kompas.com - 21/10/2015, 11:13 WIB
Pecel sayuran dan nasi merah Mpok Suti di Solo Syaifuddin SayutiPecel sayuran dan nasi merah Mpok Suti di Solo
EditorNi Luh Made Pertiwi F
SAAT itu saya ikut keliling Kota Solo, Jawa Tengah, bersama teman-teman, berburu tempat makan yang enak dan ngangeni, serta tentu saja berburu oleh-oleh. Selagi menyambangi toko batik Ria di Jalam RM.Said, iseng-iseng saya ngabur dari rombongan keluar toko.

Tak sengaja mata saya menatap seorang mbok yang lesehan duduk di ubin depan atau emperan toko Ria. Si mbok saya taksir usianya pasti lebih dari setengah abad. Ia berjualan layaknya pedagang pasar yang biasa saya temui di pasar tradisional di daerah Jawa. Membawa bakul, baskom, dan sejumlah dagangan. Ternyata ia berjualan pecel.

Saya mondar-mandir mengamati isi jualan si mbok. Sejak tadi saya perhatikan pembelinya silih berganti mengerumuni lapak si mbok. Jadi penasaran, seenak apa sih kok banyak yang makan di situ atau membeli untuk dibawa pulang.

Langsung saya pesan satu porsi nasi pecel lengkap, komplit. Saya perhatikan sayuran yang digunakan berbeda dari pecel yang biasa saya makan. Di situ memang ada daun pepaya, daun bayam, dan taoge. Tapi di baskom jualannya juga ada kembang turi, krokot, kemangi dan lamtoro alias petai cina.

Nasi yang dia gunakan juga berbeda dari nasi pecel lainnya, si mbok yang kemudian saya tanya namanya sebagai Mbok Suti itu menggunakan nasi beras merah. Wow.

Satu pincuk nasi merah pecel kemudian tersaji menggoda selera saya. Padahal sebenarnya saya tak terlalu lapar banget. Karena sebelumnya sarapan agak kesiangan. Jadi perut tidak benar-benar butuh diisi. Tapi, sudahah lupakan itu semua. Saya akan coba makan dengan menikmatinya secara perlahan. (Syaifuddin Sayuti)

Baca kisah selengkapnya di Kompasiana: "Pecel Sehat ala Mbok Suti"Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kompasiana
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.