Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/05/2016, 09:17 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tidak ada yang tak kenal dengan kari kambing. Makanan khas yang satu ini, memang selalu dicari banyak orang. Konon, kari kambing dipercaya bisa menambah daya vitalitas.

Salah satu kari kambing yang rasanya sangat nikmat adalah kari kambing asal Aceh. Jika anda berkunjung ke Aceh, tak lengkap kalau tak mencicipi kuliner yang satu ini.

Demi mengenalkan aneka makanan Aceh ke dunia, Dinas Pariwisata Aceh menggelar Festival Kuah Beulangong alias kuah kari kambing. Di sini warga bisa menikmati kari kambing dan memanjakan selera sepuasnya.

Di Aceh, kari kambing dikenal dengan sebutan Kuah Beulangong.

Mahlil, seorang peracik bumbu dan pemasak kari kambing dari Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, mengatakan karena masakan ini selalu dimasak dalam jumlah besar dan menggunakan kuali besar alias beulangong, maka kari kambing kemudian disebut sebagai kuah beulangong. Artinya, kuah yang dimasak dalam belanga ukuran besar.

Kuah beulangong menjadi menu makan wajib dalam setiap hajatan di Aceh. Mulai dari kenduri (hajatan) penyambutan kelahiran seorang bayi, hingga kematian seseorang, termasuk pesta perkawinan dan sunatan.

KOMPAS.COM/DASPRIANI Y ZAMZAMI Sebanyak 20 belangan (beulangong) disiapkan untuk memasak kuah beulangong (kari kambing) pada Festival Kuah Beulangong di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (11/5/2016). Acara ini juga untuk mengenalkan kuliner Aceh ke dunia internasional.
Selain itu, sebut Mahlil, masakan yang membutuhkan waktu masak dua jam ini, juga menggambarkan kebersamaan dan silaturahmi antar keluarga dan warga. Ini digambarkan dengan memasak bersama dan makan bersama, dan harus dimasak dalam porsi yang besar dan dimakan bersama-sama.

“Jadi nggak bisa kita masak kuah beulangong ini sendiri, atau dalam porsi kecil hanya untuk dua tiga orang saja, akan tidak sama rasanya,” tutur Mahlil saat memasak 1.000 porsi kuah beulangong pada kegiatan Festival Kuah Beulangong di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Rabu (11/5/2016).

Kuah beulangong terdiri dari daging kambing dicampur dengan nangka muda. Namun di daerah lain ada juga yang mencampurkan pisang dan batang pisang. “Nah kalau yang pakai pisang rasanya enak juga, apalagi dicampur batang pisang, unik sekali,” jelas Mahlil.

Aroma kuah beulangong yang khas dengan rempah ini selalu membikin selera makan muncul. Tak heran, ratusan warga Banda Aceh, pada kegiatan festival ini berbondong-bondong datang ke arena festival hanya untuk bisa menikmati kuah beulangong yang nikmat.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

Jalan Jalan
Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Jalan Jalan
4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

Jalan Jalan
Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Travel Update
Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Travel Update
Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Travel Tips
Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Travel Update
7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

Jalan Jalan
Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Travel Update
Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Travel Update
Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di  Belitung

Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di Belitung

Jalan Jalan
Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Travel Update
INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

Travel Update
Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Jalan Jalan
Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+