Kompas.com - 18/09/2016, 13:48 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Ekowisata telah berkembang sejak 20 tahun lalu dan terus berkembang di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat. Pengembangan pariwisata bertanggung jawab atau ekowisata merupakan sebuah pendekatan yang dianggap mampu menjaga kawasan HoB sebagai sumber kehidupan masyarakat, sekaligus sebagai modal dalam pengembangan ekonomi dan sosial mereka.

"Workshop dan pertemuan yang intensif dilakukan selama ini dan yang terbaru adalah Workshop on Green Eco-Tourism di Kalimantan Utara di awal Agustus 2016 yang lalu merupakan peletakan dasar untuk kita menuju program Tahun Kunjungan HoB 2018 yang akan diluncurkan pada saat pertemuan Trilateral ke-11 di Indonesia,” ungkap Albertus.

Salah satu program prioritas nasional sampai dengan tahun 2019 adalah pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata. Kawasan Betung Kerihun, Danau Sentarum dan sekitarnya yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Nasional (DPN).

Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan dibantu oleh beberapa mitranya yaitu Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum, WWF-Indonesia, GIZ Forclime, dan KOMPAKH sejak tahun 2005 telah menginisiasi diri untuk menjadi daerah tujuan wisata, khususnya ekowisata.

Sebagai kabupaten yang memiliki keanekaragaman hayati di kawasan hutan yang hampir separuh wilayahnya dan ditopang dengan setidaknya lebih dari 20 ragam budaya (Dayak dan Melayu Kapuas Hulu), Kapuas Hulu sangat layak untuk menjadi destinasi wisata.

"Posisi geografis Kabupaten Kapuas Hulu sebagai kawasan perbatasan negara dan provinsi, menjadikan peluangnya sebagai destinasi wisata menjadi semakin kuat," jelas Albertus.

Ketua Asita Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra memaparkan kegiatan yang dilakukan untuk memperkuat jaringan ekowisata di Jantung Borneo ini diikuti oleh 39 orang yang merupakan praktisi dan agen pariwisata nasional dan internasional. Untuk internasional diikuti oleh agen pariwisata dari Sabah, Sarawak dan Australia.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa perwakilan pemerintah yang telah mengembangkan pariwisata secara intensif termasuk provinsi dan pusat. “Pertemuan jaringan ini sebenarnya adalah agenda tahunan bagi kami para praktisi dan penggiat wisata di Indonesia, termasuk Kalimantan Barat," kata Nugroho.

Pertemuan ini, jelas Nugroho, sebagai media untuk memberikan gambaran utuh tentang potensi kepariwisataan Kapuas Hulu, sehingga dapat diperoleh masukan-masukan sesuai tren kepariwisataan masa kini untuk kemudian kami akan turut terlibat pula dalam promosi dan pemasaran produk ekowisata yang ada di Kabuapten Kapuas Hulu.

Kristian Erdianto/Kompas.com Kampung Semangit yang terletak di Desa Nanga Leboyan, Kecamatan Selimbau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kampung Semangit merupakan sebuah perkampungan nelayan di tepi sungai Leboyan. Kampung ini masuk ke dalam wilayah Balai Besar Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius mengatakan, dalam rangka mendukung implementasi pengembangan sektor kepariwisataan di Kabupaten Kapuas Hulu, diperlukan peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat serta peningkatan kunjungan wisatawan sesuai daya tampung Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) melalui promosi dan jejaring pemasaran menjadi penting.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.