Menjajal Nasi Goreng Kaki Lima yang Disantap Jokowi dan Para Menteri

Kompas.com - 17/01/2017, 09:03 WIB
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, Presiden RI Joko Widodo memboyong jajanan kaki lima sebagai menu santapan di Istana Bogor, Jawa Barat. Hidangan yang dibuat langsung oleh para pedagang kaki lima tersebut menjadi konsumsi Jokowi, para menteri, sampai wartawan yang hadir dalam rapat kabinet paripurna.

KompasTravel menelusuri Jalan Jendral Sudirman, Bogor, tepatnya di seberang Rumah Sakit Salak. Kawasan ini terkenal sebagai tempat "mangkal" para pedagang makanan kaki lima. Berdasarkan informasi yang KompasTravel terima, beberapa pedagang di sini dipanggil oleh staf Istana Bogor untuk menyuguhkan konsumsi pada rapat kabinet paripurna tersebut.

"Iya, saya dipanggil ke Istana Bogor," kata Latif, salah satu pedagang nasi goreng kaki lima yang KompasTravel temui di seberang RS Salak, Bogor, Minggu (15/1/2017).

Menurut Latif, ia sudah dipanggil tiga kali ke Istana Bogor. Yaitu sebelum rapat kabinet, saat rapat kabinet, dan sesudah rapat kabinet tepatnya saat acara Tahun Baru.

 

BACA JUGA: Nasi Goreng Tembakau, Wajib Coba Saat Liburan ke Temanggung

Latif menuturkan, orang yang memanggil dirinya untuk menyajikan nasi goreng di Istana Bogor adalah staf istana yang memang menjadi langganannya.

"Empat gerobak nasi goreng semua diborong. Sama gerobak makanan lain juga," tuturnya kepada KompasTravel. 

Saya mencoba masakan Latif yang diboyong ke Istana Bogor. Satu porsi nasi goreng pun saya pesan untuk makan malam. Dari segi bahan dan cara memasak, tak ada perbedaan besar dengan nasi goreng "tek-tek" pada umumnya.

Nasi goreng depan RS Salak Bogor.

Untuk ukuran nasi goreng kaki lima, masakan Latif terasa lebih gurih dengan rasa manis yang pas. Suwiran daging ayam, irisan bakso, dan telur orak-arik menjadi pelengkap nasi goreng Latif. Porsinya juga cukup besar.

"Saya senang diundang ke istana, tetapi kan itu acaranya jarang-jarang," kata Latif. 

BACA JUGA: Sensasi Unik Minum Kopi Biji Salak dan Nasi Goreng Salak

Harga seporsi nasi goreng Latif dijual Rp 12.000 per porsi. Menurutnya, harga jual nasi goreng tersebut sama seperti harga yang ia jual ke istana. Latif bersama pedagang nasi goreng lainnya di depan RS Salak Bogor biasa berjualan mulai pukul 19.30-03.00 WIB.

Pantauan KompasTravel, pembeli nasi goreng kaki lima di depan Rumah Sakit Salak Bogor cukup ramai. Padahal ada sekitar delapan gerobak kaki lima yang menjual hidangan dengan menu sama. Empat dari mereka diboyong ke Istana Bogor saat rapat kabinet paripurna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Perahu dan 'Dokter Terbang' di Keakwa Papua untuk HUT ke-77 RI

Festival Perahu dan "Dokter Terbang" di Keakwa Papua untuk HUT ke-77 RI

Travel Update
Kereta Bandara Yogya Layani 24 Perjalanan Per Hari, Mulai 17 Agustus

Kereta Bandara Yogya Layani 24 Perjalanan Per Hari, Mulai 17 Agustus

Travel Update
Pantai Dermaga Borong Jadi Tempat Pengibaran 77 Bendera Merah Putih

Pantai Dermaga Borong Jadi Tempat Pengibaran 77 Bendera Merah Putih

Travel Update
Panduan Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta: Harga Tiket dan Jam Buka

Panduan Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta: Harga Tiket dan Jam Buka

Travel Tips
5 Baju Adat Jokowi Saat Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI

5 Baju Adat Jokowi Saat Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI

Jalan Jalan
5 Tips Wisata ke Pop Art Jakarta 2022 Senayan Park, Pakai Baju Putih

5 Tips Wisata ke Pop Art Jakarta 2022 Senayan Park, Pakai Baju Putih

Travel Tips
Festival Golo Koe Tampilkan The New Labuan Bajo kepada Dunia

Festival Golo Koe Tampilkan The New Labuan Bajo kepada Dunia

Travel Update
Festival Golo Koe Labuan Bajo NTT Akan Jadi Acara Tahunan

Festival Golo Koe Labuan Bajo NTT Akan Jadi Acara Tahunan

Travel Update
Meluruskan Kebijakan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Meluruskan Kebijakan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Travel Update
Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Saat Pidato Kenegaraan

Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Saat Pidato Kenegaraan

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Simak 5 Promo Wisata Gratis untuk Pemilik Nama Agus

HUT Ke-77 RI, Simak 5 Promo Wisata Gratis untuk Pemilik Nama Agus

Travel Promo
Visa Turis Bisa untuk Umrah, Tak Berlaku bagi Jemaah Indonesia

Visa Turis Bisa untuk Umrah, Tak Berlaku bagi Jemaah Indonesia

Travel Update
7 Mobil Kepresidenan Parkir di Lobi Sarinah, Bisa Foto Bareng

7 Mobil Kepresidenan Parkir di Lobi Sarinah, Bisa Foto Bareng

Travel Update
Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.