Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyambangi Nusa yang Terserak di Halmahera Selatan

Kompas.com - 31/01/2017, 19:01 WIB

Tim Redaksi

BACAN, KOMPAS.com - Selidikilah kartografi Kabupaten Kepulauan Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara. Anda akan menemukan serakan nusa di perairannya. Pastikan dalam penerbangan dari Ternate ke Labuha, ibu kota Halsel di pulau Bacan, anda duduk di dekat jendela.

Keelokan serakan nusa itu akan memanjakan mata anda. Kabupaten ini berlimpah lanskap bahari, sebab 78 persen dari total wilayah Halsel adalah garis pantai yang membentang sepanjang 31.484,40 kilometer. Jelas kekuatan potensi wisatanya adalah bahari.

Bupati Halsel, Bahrain Kasuba pun akan memprioritaskan pengembangan wisata bahari mulai tahun 2017. Dengan lebih dari 200 pulau yang dimilikinya, Halsel adalah surga dari nusa yang terserak bagi pemburu aroma bahari.

Penduduk yang ramah khas orang Timur Indonesia adalah sambutan penghangat persabahatan. Dan, jangan tanya soal panoramanya. Anda akan terpesona dengan sajian alam yang akan selalu dirindukan kembali.

Mulai dari Panamboang

Anda bisa memulai kunjungan dari Panamboang, sebuah daerah berjarak sekitar 7 kilometer ke arah Selatan dari Labuha. Hanya butuh waktu sekitar 15 menit berkendara untuk tiba di pelabuhan perikanannya.

Bersegeralah ke tepi pantainya. Bawah laut tepat di dermaga lamanya saja, telah menjadi target para diver, karena terumbu karang yang indah dan terjaga. Ikan-ikan pun bermanja hingga ke permukaan.

Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Halsel kini menjadikan bawah laut di Selat Panamboang menjadi salah satu spot penyelaman utama. Walaupun sangat dekat dengan pemukiman warga, namun sajian panorama bawah airnya begitu indah.

Tak salah jika ada kapal wisata rutin menyambangi Panamboang saban trip underwaternya sejak dari Ternate, demi menawarkan paket 12 hari dengan sebagian besar destinasinya ada di Halsel.

KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOL Sebuah speed boat yang mengangkut wisatawan yang baru saja selesai menyelam di Panamboang, Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Pada bulan-bulan tertentu, ketenangan permukaan laut di Panamboang begitu meneduhkan pelancong. Bahkan para bocah pun dengan gagahnya mengayuh sampan bermain seolah mencumbu laut.

Kearifan lokal membuat perahu dan kapal kayu menjadi penegas bahwa penduduk Panamboang sejatinya bergantung pada laut.

Kesibukan bongkar hasil tangkapan ikan dari perahu dan kapal nelayan menegaskan bahwa Halsel menumpuhkan salah satu penghasilan utama daerahnya dari sektor perikanan dan kelautan.

Negeri ini kaya dengan hasil laut. Jangan lupa puaskan lidah anda dengan mencecap kesegaran ikan beraneka jenis.

Ke Kusu dan Sali

Mari kita bergerak ke arah Timur Laut tepatnya ke pelabuhan Babang, yang merupakan pelabuhan utama di Halsel. Butuh waktu sekitar 45 menit dari Labuha menuju ke pelabuhan yang menjadi titik pergerakan warga dari pulau Bacan ke wilayah lain di Maluku Utara, terutama ke Ternate.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com