Kompas.com - 11/03/2018, 13:31 WIB
Suasana Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Belitung, Selasa (12/4/2011). Pulau Belitung terkenal dengan keindahan lokasi wisata pantai pasir putih berbatu granit artistik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOSuasana Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Belitung, Selasa (12/4/2011). Pulau Belitung terkenal dengan keindahan lokasi wisata pantai pasir putih berbatu granit artistik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Permen Gofress meluncurkan kemasan terbaru untuk enam varian rasa. Kemasan tersebut memuat destinasi prioritas di Indonesia, seperti Tanjung Kelayang di Belitung, Gunung Bromo di Jawa Timur, Candi Borobudur di Jawa Tengah, Pulau Padar dan Danau Kelimutu di NTT, serta Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi Tenggara.

"Dengan kemasan terbaru ini kita harapkan bisa mengedukasi masyarakat Indonesia kalau Gofress ini produk asli Indonesia, sekaligus memperluas pasar Gofress di luar negeri," kata Marketing Manager PT Nutragen Global Esana, Christophorus Agung Nugroho saat ditemui di acara peluncuran kemasan Gofress terbaru di Mal Central Park, Jakarta, Sabtu (10/3/2018).

Agung mengatakan bahwa dengan kemasan terbaru Gofress ini diharap juga dapat mendorong pariwisata Indonesia. Sebab Gofress sendiri selain dijual di Indonesia, juga dijual di hampir seluruh negara Asia Tenggara, Timur Tengah, Ceko, dan Rumania.

Papan display kemasan baru Gofress yang menampilkan destinasi Wakatobi.Kompas.com/Silvita Agmasari Papan display kemasan baru Gofress yang menampilkan destinasi Wakatobi.
Staf Khusus Menteri Bidang Muktikultural Kementerian Pariwisata, Esty Reko Astuti yang hadir di momen yang sama, menyambut terbuka kerja sama co branding Gofress dengan Kementrian Pariwisata.

"Brand Wonderful Indonesia telah mendunia. Bila sebelumnya tidak masuk dalam rangking, kini sudah berada di rangking 47 dunia mengalahkan Malaysia dan Thailand," kata Esthy.

Acara peluncuran kemasasan terbaru Gofress juga dihadiri oleh Miss Universe Demi-Leigh Nel-Peters dan Putri Indonesia 2018 Sonia Fergina Citra. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diperkirakan Juni kemasan baru ini sudah beredar di masyarakat. Nantinya enam atau delapan bulan setelah, kemasan bisa diganti dengan destinasi wisata Indonesia lainnya," kata Agung.

Ia juga berharap kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dapat berjalan dua sampai tiga tahun ke depan, sekaligus mempromosikan Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.