Kue Pernikahan Harry-Meghan Mendobrak Tradisi "Royal Wedding"

Kompas.com - 19/05/2018, 12:27 WIB
Fiona Cairns berdiri di sebelah kreasinya yaitu kue pernikahan Pangeran William dan Kate pada tahun 2011. Getty Images/WPA Pool Getty Images/WPA Pool Fiona Cairns berdiri di sebelah kreasinya yaitu kue pernikahan Pangeran William dan Kate pada tahun 2011. Getty Images/WPA Pool

KOMPAS.com - Kue pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle memerlukan enam orang baker (tukang roti dan kue) selama lima hari untuk menyiapkan kue yang akan mendobrak tradisi pernikahan keluarga kerajaan Inggris.

Pernikahan itu sendiri akan berlangsung Sabtu (19/5/2018) di kapel St George’s Chapel, Istana Windsor, London, Inggris.

Violet Cakes Bakery merupakan toko kue yang ditunjuk pasangan Harry dan Meghan untuk membuat kue pernikahan mereka. Toko ini berada di Hackney, London timur. Proses pembuatannya sendiri berlangsung di dapur Istana Buckingham, London.  

Seperti dikutip dari Reuters, menurut Claire Ptak, pemilik Violet Cakes yang juga merancang kue tersebut, kue yang ia desain lebih merupakan sebuah "instalasi" dibanding kue pernikahan pada umumnya.

Baca juga: Claire Ptak, Koki di Balik Kue Pernikahan Pangeran Harry dan Meghan

Pasangan Harry-Meghan memutuskan untuk mendobrak tradisi kerajaan dengan memilih kue sponge dengan rasa lemon dan elderflower dengan buttercream icing, dan dihiasi bunga segar.

Selama ini, tradisi kerajaan menggunakan fruitcake sebagai kue pernikahan untuk royal wedding. Kue padat berisi buah kering dan kacang-kacangan tersebut diberi alkohol.

Teksturnya yang cenderung kering dan berisi alkohol, membuatnya tahan lama untuk disimpan. Bagian paling atas dari fruitcake bertingkat tersebut akan disimpan untuk disajikan saat pembaptisan anak pertama dari pasangan tersebut.

Baca juga: Pernikahan Harry dan Meghan Diprediksi Tarik 4 Juta Turis


Ptak menuturkan bahwa Harry dan Meghan memilih rasa lemon dan bunga elder karena mereka ingin merasakan bahan yang sedang musim. Elferflower sendiri khas Inggris, sedangkan

"Ketika saya pertama kali diminta mempresentasikan ide untuk kue tersebut, saya berikan beberapa pilihan rasa dan desain. Mereka memutuskan pilihan secara bersama-sama sebagai pasangan," kata Ptak kepada BBC.

Ptak berasal dari California, Amerika Serikat. Ia sempat bekerja di sebuah restoran di Berkeley dan kemudian pindah ke London. Awalnya ia berjualan di sebuah pasar di London. Pada tahun 2010, ia mendirikan toko kue dengan bahan-bahan organik.

Mantan koki kerajaan, Darren McGrady, yang memasak untuk Putri Diana dan anak-anaknya (Harry dan William) pada tahun 1993-1997, menuturkan kepada Entertainment Tonight pada awal tahun ini, bahwa Pangeran Harry dan Pangeran William sangat menyukai dessert dengan rasa pisang saat tumbuh dewasa di istana.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
Konsep Pernikahan di Hotel, Pilih Mana?

Konsep Pernikahan di Hotel, Pilih Mana?

Travel Tips
7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X