Jelajah 4 Kuliner Tradisional dan Kekinian di Sanur, Bali - Kompas.com

Jelajah 4 Kuliner Tradisional dan Kekinian di Sanur, Bali

Kompas.com - 03/10/2018, 21:27 WIB
Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).

SANUR, KOMPAS.com - Selain wisata alam, Sanur juga terkenal dengan sajian kulinernya. Anda bisa berwisata kuliner mulai dari yang tradisional hingga kekinian.

Baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik seperti satu selera saat berwisata kuliner di Sanur. Tengok saja ke area pantai Sanur, terdapat beberapa kuliner tradisional Bali yang ramai dikunjungi para wisatawan itu.

Pemandangan yang tidak jauh beda terlihat di Jalan Danau Tamblingan, gudangnya kuliner dan kafe kekinian di Sanur. Baik wisatawan mancanegara maupun nusantara kompak memuaskan nafsu makan mereka di situ.

Dari banyaknya kuliner tradisional dan kekinian di Sanur, KompasTravel menghimpun lima tempat yang wajib Anda datangi.

1. Sambal Mak Beng

Warung sederhana ini berada di Jalan Hang Tuah No 45, Sanur, Denpasar, Bali. Persis di depan pura, dan dekat sekali dengan salah satu pintu masuk Pelabuhan Sanur.

Meski lokasinya sederhana, malam itu, Kamis (27/9/2018) warung yang berdiri sejak 1941 dipenuhi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

Dari namanya, warung makan ini memang terkenal dengan sambalnya yang merah merona dengan rasa yang pedas. Sambal ini akan dikombinasikan dengan satu-satunya menu yang ada di tempat ini, yaitu sup ikan dengan ikan gorengnya.

Anda hanya tinggal menyebutkan berapa porsi yang diminta, tanpa harus memilih di daftar menu. Satu set menu terdiri dari nasi, sup ikan dengan kuah kuning, dan ikan goreng beserta sambal andalannya.

Bagi yang suka dengan kuliner pedas, Anda bisa ketagihan ketika menyeruput kuahnya yang pedas. Terlebih sambal andalannya yang mirip dengan sambal bajak dengan sedikit aroma terasi.

Warung makan ini buka mulai 08.00-22.00 WIB, dengan harga satu porsinya Rp 45.000.

2. Nasi Campur Men Weti

Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Warung Nasi Campur Bali, Bu Weti, Pantai Segara Ayu, Sanur, Bali, Jumat (28/9/2018).
Lelah jalan pagi di deretan pantai kawasan Sanur, saatnya sarapan dengan kuliner khas yang melegenda. Di dekat pintu masuk Pantai Segara Ayu, ada nasi campur bali yang tersohor yaitu Nasi Bali Men Weti.

Jangan kaget saat pagi hari berkunjung ke sana. Sebelum buka pukul 07.30 Wita, warung nasinya sudah dipenuhi antrean panjang wisatawan yang lapar.

Warung nasi bali ini ternyata sudah ada sejak 1970. Kala itu pesona wisata Sanur tersohor dan seramai saat ini.

Satu porsi nasi campur ini berisikan nasi, sayur urap bali yang terbuat dari tauge, bayam, kacang panjang, pare, kangkung, dan daun gonde. Lalu ada ayam suwir bumbu betutu, telur pindang rebus, emping, serta benyuh atau kelapa serut bakar. Terakhir disiram kuah kaldu berwarna kuning, dan diberi kulit ayam yang garing.

Dengan Rp 20.000 Anda bisa menikmati nasi campur khas Bali tersebut. Cita rasanya bisa terkenang sampai Anda pulang ke daerah asal.

3. Warung Pan Tantri

Meski terlihat sederhana, warung makan ini sangat populer di kalangan turis. Letaknya persis di Jalan Pungutan No 26, Sanur, Denpasar, Bali.

Warung ini buka sejak pukul 14.00 Wita hingga malam hari. Pada malam hari warung ini begitu dipadati muda-mudi yang makan sembari bercengkrama dan nongkrong.

Selain suasananya yang enak untuk bersenda gurau, sajian masakan rumahannya pun menggugah selera. Masakan andalan yang jadi favorit di sini ialah oseng-oseng mercon.

Ada mercon ayam, mercon cumi, mercon gurita, dan berbagai minuman tradisional maupun soft drink. Harga satu porsi makanan dipatok Rp 35.000, sedangkan minuman mulai Rp 4.000 hingga Rp 70.000.

4. Gelato Massimo

Beragam varian rasa gelato yang ditawarkan oleh Massimo Bali. Gelato Massimo Bali juga berada di sekitar pusat area wisata Sanur tepatnya di Jalan Danau Tamblingan nomor 228.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Beragam varian rasa gelato yang ditawarkan oleh Massimo Bali. Gelato Massimo Bali juga berada di sekitar pusat area wisata Sanur tepatnya di Jalan Danau Tamblingan nomor 228.
Soal sajian kekinian, Gelato Massimo bisa jadi andalan. Kafe ini berlokasi di Jalan Danau Tamblingan. Banyaknya wisatawan Eropa di Sanur membuat tumbuhnya beberapa kuliner-kuliner dari Eropa, salah satunya dari Italia. Gelato Massimo merupakan salah satu kuliner Italia yang langsung dibuat oleh warga Italia.

Bagi para penyuka gelato, tentunya harus mencoba yang satu ini. Padat lembutnya gelato dari Italia bisa Anda cicipi dalam 48 rasa yang tersedia. Variasi rasanya mulai dari kiwi, vanlla, rum, coklat, green tea, dan lain-lain. Seporsi gelato ini dijual mulai Rp 20.000 dalam dua rasa.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:


Close Ads X