Karya Seniman Kelas Dunia Dipajang di Terminal 3 Bandara Soetta

Kompas.com - 27/12/2018, 13:08 WIB
Erica Hestu Wahyuni menampilkan tiga lukisan karyanya di Terminal 3 Bandara Soetta. Ketiga lukisan tersebut yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of The Walfare of The Universe dan Valley of Hope.  DOK. KEMENTERIAN BUMNErica Hestu Wahyuni menampilkan tiga lukisan karyanya di Terminal 3 Bandara Soetta. Ketiga lukisan tersebut yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of The Walfare of The Universe dan Valley of Hope.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lukisan tak lagi hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Kini, semua pengunjung Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta bisa menikmati lukisan karya seniman kelas dunia.

Lukisan tersebut adalah milik Erica Hestu Wahyuni, seorang seniman kelas dunia alumni Institut Seni Rupa Indonesia dan Institut Seni Surikov di Rusia. Karyanya sudah menghiasi berbagai pameran lukisan di banyak negara. Erica menjadi salah satu seniman paling menjanjikan asal Indonesia. Karyanya kerap kali menjadi rebutan para kolektor asal Eropa dan Amerika.

Sebagai anak bangsa, Erica ingin bandara-bandara di Indonesia lebih artistik seperti di Eropa.

"Orang selama ini ke bandara ya sudah begitu saja, tapi di sana banyak yang menunggu lama. Jadi saya ingin bandara bisa menjadi suatu wadah yang lebih luas. Tidak sekadar ruang duduk dan transit tapi bisa menikmati karya-karya seni secara gratis yang mengedukasi masyarakat," ungkap Erica seperti dikutip dari rilis Kementerian BUMN, Kamis (27/12/2018).

Baca juga: Mulai 12 Desember, Seluruh Penerbangan AirAsia Pindah ke Terminal 2 Bandara Soetta

Ada tiga lukisan yang dipamerkan Erica yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of the Walfare of the Universe, dan Valley of Hope.

Tiga lukisan berukuran 2,55 x 2,55 meter masing-masing mengandung makna yang bisa mengedukasi para penikmatnya. 

Valley of the Walfare of the Universe misalnya, disampaikan pesan bahwa kesehatan jiwa dan raga adalah sangat penting bagi kelangsungan membina kesejahteraan alam semesta. Di dalam tubuh yang sehat dan kuat akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang cemerlang dan positif. 

"Dari seni itu menjadikan segalanya menjadi lebih nyaman dan rileks. Kalau setiap hari itu jadi santapan orang itu. mungkin akan menjadikan orang tersebut lebih damai, lebih menjadi sesuatu sehingga Indonesia semakin lebih baik," ungkap dia.

Erica Hestu Wahyuni menampilkan tiga lukisan karyanya di Terminal 3 Bandara Soetta. Ketiga lukisan tersebut yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of The Walfare of The Universe dan Valley of Hope.  DOK. KEMENTERIAN BUMN Erica Hestu Wahyuni menampilkan tiga lukisan karyanya di Terminal 3 Bandara Soetta. Ketiga lukisan tersebut yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of The Walfare of The Universe dan Valley of Hope.

Tak hanya tiga, Erica juga mengaku akan menambah setidaknya tiga lukisan lagi di Terminal 3 Bandara Soetta dengan ukuran yang lebih besar. Rencananya, penambahan lukisan ini akan dilakukan pada 25 Januari 2019.

Erica juga berencana meminjamkan piano miliknya untuk dipajang di bandara. Hal ini terinspirasi saat dirinya singgah di Bandara Internasional Schiphol, Belanda. Namun sebelum dipajang, piano tersebut akan dilukis olehnya.

"Waktu saya transit di sana ada piano dan orang di sana kan bisa main musik, memainkan piaono sambil tunggu transit sehingga bandara bisa lebih hidup. Ke depannya, harapan saya Bandara suatu saat bisa jadi ruang galeri," harapnya.

Erica Hestu Wahyuni menampilkan tiga lukisan karyanya di Terminal 3 Bandara Soetta. Ketiga lukisan tersebut yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of The Walfare of The Universe dan Valley of Hope.  DOK. KEMENTERIAN BUMN Erica Hestu Wahyuni menampilkan tiga lukisan karyanya di Terminal 3 Bandara Soetta. Ketiga lukisan tersebut yaitu Ganica the Red Elephant, Valley of The Walfare of The Universe dan Valley of Hope.

VP Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano menuturkan kerja sama ini sangat menguntungkan perseroan. Dengan memajang enam karya Erica, Terminal 3 Bandara Soetta akan semakin indah dan para penumpang bisa menikmati lukisan karya seniman kelas dunia.

"Kami memang mencoba memberikan experience dari sisi art and culture bagi para penumpang. Lukisan-lukisan ini juga bisa dijadikan tempat yang instagramable oleh para penumpang dan para pengunjung bandara," kata Yado.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X