Kompas.com - 27/03/2019, 09:07 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com – Berwisata ke air terjun menjadi salah satu aktivitas alternatif yang bisa dilakukan untuk mengisi liburan. Jika air terjun berada di kawasan pergunungan, tentu kesegaran air dan kesejukan udara menjadi dua hal yang akan didapatkan di sana.

Air terjun di kawasan pergunungan ada yang sudah dibangun, ada pula yang dibiarkan tetap alami. Biasanya air terjun dengan akses mudah dan sudah dibangun fasilitas lengkap menjadi obyek wisata yang selalu diserbu wisatawan ketika hari libur.

Baca juga: Menjelajah Banyu Tibo, Pantai dengan Air Terjun Tepi Laut di Pacitan

Namun jika tujuan berlibur adalah untuk mencari ketenangan dan keasrian alam, tentu dua hal itu tidak bisa ditemukan di obyek wisata air terjun yang ramai kunjungan. Oleh karena itu, perlu untuk terlebih dahulu mencari tahu apakah air terjun tujuan sudah ramai atau belum.

Salah satu air terjun yang masih cukup asri dan belum terlalu ramai kunjungan adalah Kedung Kayang. Air terjun yang satu ini berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu, tepatnya di Dusun Ngagrong, Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Magelang, Jawa Tengah.

Menuju Air Terjun Kedung Kayang area bawah

Air Terjun Kedung Kayang bisa ditempuh melalui jalan utama Boyolali-Magelang. Nantinya akan ditemukan plang penunjuk arah beruliskan Air Terjun Kedung Kayang. Area parkir kendaraan pun tidak jauh lagi.

Usai membayar tiket masuk sebesar Rp 4.000 dan tarif parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor, perjalanan menuju air terjun dilakukan dengan berjalan kaki. Nantinya akan dijumpai dua persimpangan, yakni ke spot panorama atas atau menuju titik air terjun.

Baca juga: Kembang Soka, Pemandian Cantik Antara Dua Air Terjun di Kulon Progo

Jika memilih menuju titik air terjun, jalan setapak menurun akan menjadi rute yang harus dilalui. Meski sudah dicor, kondisi jalan cukup licin karena terdapat lumut tipis di atasnya. Perjalanan akan lebih nyaman jika mengenakan alas kaki yang tidak licin.

Sekitar lima sampai sepuluh menit berjalan turun, sampailah perjalanan di tepi sungai yang bersumber dari air terjun. Namun bukan berarti rute menjadi lebih ramah. Justru tantangan yang sesungguhnya baru saja dimulai.

Menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang salah satunya bisa dilakukan dengan melompat di antara bebatuan. Berani?Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang salah satunya bisa dilakukan dengan melompat di antara bebatuan. Berani?
Ternyata perjalanan untuk sampai di titik air terjun harus menyeberangi sungai. Ketika musim hujan, debit aliran sungai cukup deras sehingga butuh nyali untuk melaluinya. Ada dua cara menyeberang sungai, yakni berjalan di tengah arus atau melompat di atas bebatuan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.