Panduan Transportasi ke Basecamp Lawu via Cemoro Sewu dari Jakarta

Kompas.com - 25/06/2019, 20:08 WIB
Tugu di Puncak gunung Lawu, Hargo Dumilah. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaTugu di Puncak gunung Lawu, Hargo Dumilah.

MAGETAN, KOMPAS.com Gunung Lawu merupakan salah satu tujuan favorit wisata pendakian saat ini. Jalur pendakian yang jelas dan tidak terlalu memakan waktu merupakan daya tarik bagi para pendaki.

Ada tiga jalur populer menuju puncak Gunung Lawu yang biasa dilalui para pendaki. Ketiga jalur itu adalah Cemara Kandang dan Candi Cetho yang ada di Kabupaten Karanganyar, serta Jalur Cemoro Sewu di Kabupaten Magetan.

Baca juga: Bukit Mongkrang di Karanganyar yang Cocok untuk Pemula

Dari ketiga jalur pendakian tersebut, Cemoro Sewu menjadi jalur yang paling banyak dilalui para pendaki Gunung Lawu. Hal itu karena jarak tempuh menuju ke puncak yang lebih singkat daripada dua jalur lainnya.

Basecamp Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu berada di pinggir jalan tembus Karanganyar-Magetan. Lokasinya tidak begitu jauh dari Basecamp Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang.

Seputar Basecamp Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Kebanyakan pendaki menuju Basecamp Cemoro Sewu dengan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Tentunya hal itu hanya bisa dilakukan mereka yang berdomisili di sekitar Gunung Lawu, misal Kota Solo atau Magetan.

Baca juga: 6 Gunung di Jawa Tengah yang Cocok untuk Pendaki Pemula

Namun bagi mereka yang tempat tinggal atau domisilinya jauh, seperti Jakarta, kemungkinan besar penggunaan kendaraan pribadi kurang populer. Menggunakan kendaraan umum menjadi pilihan terbaik yang bisa dilakukan.

Peta Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemara Sewu dan Cemara Kandang.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Peta Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemara Sewu dan Cemara Kandang.
Untunglah menuju Basecamp Cemoro Sewu menggunakan kendaraan umum bukanlah hal yang sulit. Meski tidak bisa sekali jalan, pilihan moda transportasi tetap bisa didapatkan dengan mudah.

KompasTravel sempat berkunjung ke Basecamp Cemoro Sewu pada Jumat (21/06/2019) dan bertanya tentang panduan transportasi bagi para pendaki dari wilayah barat, seperti Jakarta atau Bandung yang ingin mendaki Gunung Lawu via Cemoro Sewu dan Cemara Kandang.

Menuju Basecamp Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Jumat itu, KompasTravel bertemu dengan petugas basecamp bernama Arik Purnomo yang menjabarkan tentang info transportasi umum menuju Basecamp Cemoro Sewu. Berikut ini panduan transportasi yang bisa kamu ikuti.

1 Menuju Kota Solo

Moda transportasi paling mudah pertama yang bisa digunakan para pendaki adalah kereta api. Jika menggunakan kereta ekonomi, maka pendaki bisa turun di stasiun Purwosari atau Solojebres. Lebih baik jika tiba di Kota Solo pada pagi atau dini hari.

Selanjutnya dari stasiun, perjalanan dilanjutkan menuju Terminal Tirtonadi. Ada banyak transportasi yang bisa digunakan, mulai bus kecil, Batik Solo Trans, hingga ojek atau taksi online.

2 Naik bus menuju Terminal Tawangmangu

Dari Terminal Tirtonadi, perjalanan dilanjutkan menuju Tawangmangu dengan menggunakan bus. Biasanya yang kerap digunakan untuk menuju Tawangmangu adalah Rukun Sayur atau Langsung Jaya. Tarif bus adalah Rp 15.000 hingga Rp 20.000.

Bus jurusan Tawangmangu dari Terminal Tirtonadi biasanya masih beroperasi hingga maghrib. Lebih baik jika pendaki sampai di terminal terbesar Kota Solo itu sejak sore hari, agar tidak kehabisan bus menuju Tawangmangu.

3 Tawangmangu menuju Basecamp Cemoro Sewu

Setibanya di Tawangmangu, perjalanan dilanjutkan dengan angkutan lokal atau L300. Kendaraan ini berupa semacam angkot. Nantinya kendaraan ini akan membawa pendaki sampai Basecamp Cemoro Sewu atau Cemara Kandang.

Gunung Lawu dilihat dari Bukit Mongkrang Karanganyar.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Gunung Lawu dilihat dari Bukit Mongkrang Karanganyar.
Tarif angkutan lokal ini adalah Rp 15.000 sampai Rp 25.000 tergantung jumlah penumpang. Jika penumpang banyak, maka harganya hanya Rp 15.000. Namun, jika jumlah penumpang di bawah tujuh, harganya adalah Rp 25.000.

Angkuan lokal ini tersedia setiap saat di sekitar Pasar Tawangmangu. Namun jika malam, maka harganya akan lebih mahal karena sudah lewat jam operasional.

Tarif carter kendaraan dan perjalanan kembali

Jika pendaki datang rombongan, maka mereka lebih baik mencarter L300 yang biasanya tersedia di Stasiun Solojebres dengan tarif Rp 300.000 sampai Rp 400.000 sekali jalan. Itu karena tarif yang dibayar per orang nantinya sama dengan angkutan umum seperti biasa.

Baca juga: 5 Jalur Pendakian Resmi Gunung Merbabu, Kamu Pilih Mana?

Sementara untuk perjalanan turun, bus hanya beroperasi hingga pukul 15.30 WIB dari Tawangmangu. Sementara angkutan lokal yang lewat Basecamp Cemoro Sewu biasanya hanya sampai sore hari saja.

Pendaki yang ingin mencarter kendaraan untuk kembali ke Kota Solo bisa langsung menghubungi pihak Basecamp Cemoro Sewu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X