Melihat Pesona Bawah Laut Pantai Pasir Putih Situbondo dari Kotak Kaca

Kompas.com - 18/07/2019, 06:07 WIB
Melihat keindahan bawah laut di Pantai Pasir Putih Situbondo lewat kotak kaca. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAMelihat keindahan bawah laut di Pantai Pasir Putih Situbondo lewat kotak kaca.

SITUBONDO, KOMPAS.com – Keindahan bawah laut di Indonesia biasanya banyak ditemukan di bagian timur. Beberapa di antaranya bahkan sudah sangat terkenal, seperti Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara atau Raja Ampat di Papua.

Namun, butuh biaya tidak sedikit untuk bisa menyaksikan keindahan bawah laut di kedua obyek wisata tersebut. Terlebih jika domisili atau tempat tinggal jauh dari sana, dibutuhkan waktu tempuh yang lebih lama untuk bisa berlibur di sana.

Baca juga: Pantai Pasir Putih Situbondo, bagai Kombinasi Bali dan Nusa Tenggara

Bagi traveller yang domisilinya cukup jauh dari Bunaken atau Raja Ampat, tidak perlu khawatir. Masih ada banyak tempat-tempat untuk menyaksikan keindahan panorama bawah laut, salah satunya adalah Pantai Pasir Putih Situbondo.

Obyek wisata ini bisa dijangkau dengan transportasi darat. Lokasi Pantai Pasir Putih Situbondo berada di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Jarak dari Kota Situbondo hanyalah sekitar 21 kilometer.

Keistimewaan Pantai Pasir Putih Situbondo

Pantai yang bisa ditempuh dari Kota Situbondo dalam waktu hanya setengah jam ini memang istimewa. Salah satu keistimewaan paling kentara dari Pantai Pasir Putih Situbondo adalah suasananya yang seolah kombinasi Bali dan Nusa Tenggara.

Lanskap sekitar pantai berupa pegunungan biasanya memang familiar dengan pantai-pantai yang ada di kawasan Nusa Tenggara, baik Nusa Tenggara Barat (NTB) atau Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lanskap Pantai Pasir Putih Situbondo dengan latar belakang pegunungan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Lanskap Pantai Pasir Putih Situbondo dengan latar belakang pegunungan.
Suasana Nusa Tenggara itu khususnya bisa dirasakan saat musim kemarau, antara Juni sampai sekitar awal Oktober. Pegunungan yang mengering dengan langit biru cerah dan laut biru nan jernih semakin membuat nuansa Nusa Tenggara semakin kental.

Baca juga: Arak-arak Bondowoso, Menikmati Pemandangan Indah Bareng Puluhan Monyet

Nuansa Pulau Bali juga sangat terasa di Pantai Pasir Putih Situbondo ini. Itu karena banyak aktivitas wisata yang lazim dilakukan di pantai-pantai Pulau Dewata. Aktivitas wisata ini mencapai puncaknya pada hari libur.

Perahu layar wisata yang menjadi keunikan di Pantai Pasir Putih Situbondo.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Perahu layar wisata yang menjadi keunikan di Pantai Pasir Putih Situbondo.
Selain bermain air di pantai, wisatawan juga bisa melakukan aktivitas lain seperti naik kano, berenang, memancing, snorkeling, dan naik perahu layar. Gelombang laut yang tidak begitu besar membuat semua aktivitas itu bisa dilakukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X