Mengintip Wisata Tersembunyi di Destinasi Super Prioritas Likupang

Kompas.com - 24/08/2019, 20:00 WIB
Salah satu pantai di Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Dok. Kementerian PariwisataSalah satu pantai di Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Lima anak muda dari sekian banyak pengunjung kafe sekaligus co-working space Ekologi Desk & Coffee, Yogyakarta mengaku tak tahu destinasi wisata Likupang di Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Dua dari lima orang menyebut Likupang adalah Kota Kupang di Nusa Tenggara Timur.

“Saya belum pernah dengar Likupang. Baru dengar sekarang pas ditanya. Tahunya sih Likupang itu di Kupang, Nusa Tenggara Timur,” kata Viky (20), pengunjung dari Balikpapan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta kepada KompasTravel saat ditemui di Kafe Ekologi Desk & Coffee, Yogyakarta, Sabtu (24/8).

(Baca juga: Kemenpar Dukung Penuh KEK Pariwisata Tanjung Pulisan - Likupang)

Namun, anak-anak muda berusia 20 tahun itu takjub setelah melihat foto-foto obyek wisata di Likupang seperti Pantai Pulisan, Pantai Paal dan Ekowisata Bahoi. Pengunjung lainnya, Noor menyebut obyek-obyek wisata di Likupang bagus dan keren, tetapi masih jarang didengar tentang keindahannya.

“Ih masih biru ya air lautnya. Bagus dan keren pantainya. Jadi ingin liburan ke sana,” kata Noor saat melihat foto obyek-obyek wisata di Likupang seperti Pantai Paal Marinsow dan Pantai Pulisan di internet.

Wisatawan sedang menyelam di Desa Wisata Bahoi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOL Wisatawan sedang menyelam di Desa Wisata Bahoi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Obyek wisata Likupang sendiri adalah sebuah kawasan wisata di Sulawesi Utara yang banyak menawarkan potensi wisata bahari. Panorama bawah laut dan pantai di sana menjanjikan untuk dinikmati.

Likupang bersama Tanjung Pulisan baru-baru ini merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Destinasi Super Prioritas selain Danau Toba (Sumatera Utara), Labuhan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Candi Borobudur (Jawa Tengah).

“Likupang, itu sudah ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas dalam rapat terbatas pada 15 juli. Ternyata di Likupang pesat sekali perkembangan pariwisatanya. Presiden melihat potensinya besar karena tumbuh lima kali lipat dalam lima tahun,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada KompasTravel saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Lezatnya Makanan Manado, Ini Menu Favorit Jokowi...)

Jokowi dalam kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara beberapa waktu lalu menyatakan pembangunan KEK Tanjung Pulisan – Likupang sebagai Destinasi Super Prioritas harus segera diselesaikan dengan kerjasama berbagai pihak seperti pemerintah daerah, provinsi, dan pemerintah pusat.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (4/7/2019).ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (4/7/2019).
Ia mengatakan pemerintah pusat siap mem-back up untuk pembangunan KEK Tanjung Pulisan.

Sementara, Arief meminta penyediaan infrastruktur pendukung pariwisata di antaranya penambahan delapan selfie spot baru pada 2019, dilaksanakannya event mingguan dari Agustus hingga Desember 2019.

(Baca juga: 5 Tempat Wisata di Manado dan Sekitarnya, dari Danau hingga Pantai)

Selain itu juga penyediaan sumber daya air, pembangunan TPA sampah regional Mamitamarang (Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kota Bitung), pembangunan perumahan swadaya masyarakat, serta peningkatan kualitas aksesibilitas darat.

Pemerintah sendiri telah menetapkan rencana pengembangan infrastruktur jalan menuju kawasan KEK Likupang seperti pembangunan jalan tol Manado – Bitung sepanjang 39 kilometer dan pelebaran jalan bypass dari Bandara Sam Ratulangi ke KEK Likupang sepanjang 31,5 kilometer.

Terminal Bandara Sam Ratulangi juga akan diperluas. Dari kapasitas dua juta penumpang akan ditingkatkan menjadi enam juta penumpang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X