5 Cara Anti Telat Naik Pesawat saat Liburan

Kompas.com - 26/08/2019, 21:03 WIB
Ilustrasi bandara musim liburan. Dok. TravellerIlustrasi bandara musim liburan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak ada penumpang yang senang dengan jadwal keberangkatan pesawat yang ditunda atau delayed. Apalagi jika pengumuman jadwal keterlambatan pesawat diketahui saat sudah berada di bandara.

Sebenarnya ada beberapa tanda keterlambatan jadwal berangkat pesawat. Berangkat dari hal tersebut maka ada cara untuk menghindari pesawat yang delayed. Berikut beberapa cara untuk menghindari pesawat delayed:

1. Ambil jadwal penerbangan pagi

Maskapai umumnya melakukan perawatan dan pemantauan pesawat sejak malam hari. Kamu bisa memesan saat pagi hari sudah siap untuk menjalankan pesawat.

Pada sore hari cuaca buruk juga cenderung lebih mudah terjadi dibanding pagi hari. Jadi lebih baik mengambil jadwal penerbangan pagi hari.

2. Periksa ketepatan waktu maskapai

Di zaman digital, sangat mduah melihat rekam jejak On Time Performance atau jadwal ketepatan waktu berangkat dan mendarat sebuah maskapai.

Sebelum membeli, cobalah untuk melihat jejak maskapai tersebut. Bahkan maskapai di luar negeri juga punya rekam jejak delayed atau terlambat yang tinggi.

3. Bijak pilih bandara

Di beberapa kota besar dunia, biasanya ada lebih dari satu bandara. Sama seperti maskapai, bandara juga memiliki rekam jejak ketepatan waktu keberangkatan.

Selain itu ada maskapai yang cenderung diliputi cuaca yang kurang baik dibanding cuaca lainnya.

4. Pakai aplikasi khusus untuk melacak pesawat

Ada beberapa pilihan aplikasi untuk melacak keberadaan pesawat. Hal ini terbilang penting, sebab menurut Travel and Leisure, rata-rata maskapai ragu untuk mengumukan keterlambatan jadwal pesawat.

Umumnya mereka akan memberi tahu penumpang dekat waktu keberangkatan. Jadi kamu sebenarnya bisa mencari tahu dimana letak keberadaan pesawat lewat aplikasi.

5. Periksa informasi sebelum berangkat

Delayed terburuk adalah saat penumpang telah masuk ke kabin pesawat tetapi tak kunjung berangkat. Jika hal itu terjadi kamu tidak punya pilihan selain menerima kebijakan maskapai.

Namun ada baiknya memeriksa informasi keterlambatan pesawat sebelum berangkat ke bandara.

Jika memang ada delayed panjang lebih dari dua jam, kamu bisa membatalkan penerbangan dan meminta uang tiket kembali.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber cheatsheet
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X