Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Restoran Ular Paling Populer di Vietnam, Berani Coba?

Kompas.com - 02/11/2019, 15:02 WIB
Albert Supargo,
Ni Luh Made Pertiwi F.

Tim Redaksi

Sumber CNN Travel

Pelancong pemberani yang bersiap-siap untuk mencicipi ular untuk pertama kalinya akan dihibur oleh aroma dan rasa basil segar, saus ikan, dan bawang putih.

Namun ini tidak berlaku untuk hati ular segar, hidangan satu gigitan ini disediakan untuk yang rang benar-benar suka petualangan.

Sisa hidangan di Van Duc disajikan dengan gaya keluarga dan jauh lebih lezat. Tidak ada menu tercetak dan staf restoran berbicara bahasa Inggris terbatas sehingga tidak bisa menjelaskan banyak tentang gaya memasak.

Baca juga: Ke Vietnam, Jajal Kereta Gantung di Ba Na Hills yang Memukau

Pengalaman bebas menu di Van Duc berarti pengunjung dapat memilih ular mana yang akan berakhir di meja mereka. Tidak ada aturan yang mengatakan bahwa kamu harus menyaksikan ular bertemu kematiannya tepat waktu.

Namun, banyak orang yang tidak keberatan untuk menyaksikan pawang ahli bermain-main dengan mahluk merayap ini.

Begitu ular itu dibunuh, ia diantar ke dapur yang luas. Di sinilah tempat ia dipotong, diiris dan ditumbuk, tulangnya dihancurkan, dan kulitnya dipotong menjadi potongan untuk digoreng dengan cepat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Pengalaman ke Pasar Kreatif Jawa Barat, Tempat Nongkrong di Bandung

Jalan Jalan
Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Libur Panjang Waisak 2024, KAI Operasikan 20 Kereta Api Tambahan

Travel Update
Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Pasar Kreatif Jawa Barat: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Travel Update
Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Berkunjung ke Pantai Nangasule di Sikka, NTT, Ada Taman Baca Mini

Jalan Jalan
10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

10 Wisata Malam di Semarang, Ada yang 24 Jam

Jalan Jalan
Tanggapi Larangan 'Study Tour', Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan "Study Tour", Menparekraf: Boleh asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com