Wajib Berendam Tanpa Busana, 7 Aturan Masuk Onsen di Jepang

Kompas.com - 13/12/2019, 09:35 WIB
Ilustrasi onsen di Jepang. ShutterstockIlustrasi onsen di Jepang.

JEPANG, KOMPAS.com - Onsen dikenal sebagai tempat berendam air panas ala orang Jepang. Meski zaman sudah modern, budaya onsen di Jepang masih ada hingga kini.

Kompas.com bersama rekan-rekan jurnalis yang mengikuti uji internasional roaming Smartfren, berkesempatan mencoba onsen.

Kami mencobanya saat menginap di Hotel Jiragonno Fujino Yakata, Narusawa-mura, Yamanashi.

Pemandu wisata kami, Dwi Andi Listiawan mengatakan, beberapa hotel di Jepang memang memiliki fasilitas onsen untuk para tamunya.

Baca juga: Dogo Onsen, Permandian Air Panas Tertua dan Terpopuler di Jepang

Tenang saja, onsen di sini dipisah bagi pria dan wanita.

Rugi jika tidak mencoba onsen ketika berada di Jepang. Onsen dengan suhu air panas mencapai 40 derajat celsius itu dipercaya memiliki segudang manfaat untuk tubuh.

"Berendam di onsen bagus untuk melancarkan peredaran darah. Apalagi saat musim dingin seperti ini. Bikin rileks juga," ujar Andi.

Andi menyarankan onsen dilakukan sebelum tidur. Hal ini untuk membantu membuat tidur nyenyak setelah hampir seharian beraktivitas.

Namun, sebelum memasuki onsen, Andi membacakan aturannya atau tata cara masuk onsen. Aturan ini umum untuk dipatuhi saat berendam onsen di Jepang.

Baca juga: 3 ?Onsen? dengan Pemandangan Alam yang Indah di Kanagawa

Berikut ini 7 aturan berendam di onsen yang dirangkum Kompas.com.

Pintu masuk onsen di Hotel Jiragonno Fujino Yakata, Narusawa-mura, Yamanashi, Jepang.KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Pintu masuk onsen di Hotel Jiragonno Fujino Yakata, Narusawa-mura, Yamanashi, Jepang.

1. Membilas tubuh

Sebelum memasuki kolam air panas, pengunjung diminta membilas tubuh terlebih dahulu.

Di hotel maupun tempat wisata, biasanya selalu terdapat area mandi yang bisa digunakan untuk membilas tubuh.

Membilas tubuh dengan air dilakukan agar badan bersih sebelum memasuki onsen.

Untuk diketahui, hanya ada satu atau dua kolam air panas untuk beramai-ramai.

2. Tanpa sehelai pakaian

Saat memasuki onsen di Jepang, pengunjung harus melepaskan seluruh pakaiannya, termasuk tidak boleh memakai handuk ke dalam air.

Hal ini juga untuk menjaga kebersihan air.

Baca juga: Berlibur di Hakone, Melihat Fuji dari Romancecar hingga Onsen

Pengunjung masuk ke dalam onsen tanpa sehelai pakaian, dari ujung kepala hingga kaki.

Jadi tidak perlu memakai pakaian dalam maupun handuk.

3. Tidak boleh bawa handphone

Setiap memasuki area onsen dilarang keras membawa handphone atau ponsel, apalagi kamera.

Ponsel dikhawatirkan disalahgunakan untuk memotret. Onsen adalah area privat karena tidak ada yang mengenakan pakaian.

Sekedar main handphone juga tidak diperbolehkan, apalagi menelepon karena akan mengganggu kenyamanan orang lain.

Sebelum memasuki ruang onsen, baik terbuka atau tertutup, biasanya disediakan loker untuk menyimpan alas kaki, pakaian ganti, dan barang berharga.

Baca juga: Yang Unik di Jepang, Onsen dengan 9 Sumber Air yang Berbeda

4. Tidak boleh bertato

Onsen di Jepang umumnya memiliki aturan tidak boleh bertato bagi pengunjung.

Di Jepang, tato identik dengan Yakuza, mafia yang ditakuti di Negeri Sakura itu.

Pengunjung yang bertato dikhawatirkan membuat orang-orang Jepang di dalam onsen menjadi tidak nyaman.

5. Kuncir rambut

Bagi yang berambut panjang, diminta untuk menguncir rambut. Aturan ini juga untuk menjaga kebersihan air dan tidak mengganggu kenyamanan orang lain.

Bisa saja, kan, rambut rontok saat memasuki kolam onsen.

Saat masuk onsen, biasanya wanita meletekkan handuk kecil di kepala. Namun, tentu saja handuk tersebut tidak boleh jatuh ke air.

Baca juga: 5 Tips Berendam di Onsen

Petunjuk tata cara onsen di Hotel Jiragonno Fujino Yakata, Narusawa-mura, Yamanashi, Jepang.KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Petunjuk tata cara onsen di Hotel Jiragonno Fujino Yakata, Narusawa-mura, Yamanashi, Jepang.

6. Tidak boleh berenang

Meski kolamnya luas, jangan berenang di onsen, ya.

Masuk onsen hanya untuk berendam saja sehingga pengunjung lain juga nyaman.

Mulai dari masukkan kaki ke air secara perlahan hingga posisi duduk dengan kaki selonjor. Di dalam onsen tidak perlu berlama-lama, biasanya hanya 10-15 menit.

Baca juga: Yumomi, Tradisi Mendinginkan Air Panas di Kusatsu Onsen

7. Tidak boleh mandi

Onsen juga bukan tempat mandi. Jangan sampai Anda membawa peralatan mandi ke onsen.

Di setiap tempat onsen biasanya disediakan area mandi. Umumnya, tempat mandi bersekat dan mandi dilakukan sambil duduk.

Di tempat tersebut sudah terdapar shower, sabun, sampo, hingga sabun cuci muka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X